Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
29 Siswa Diduga Ikut Demo Dikirim ke Barak, Ini Harapan Kadisdik DKI
ilustrasi bela negara (unsplash.com/Mufid Majnun)
  • Kadisdik DKI Nahdiana berharap 29 siswa peserta Pembekalan Bela Negara KKRI 2026 menyebarkan nilai positif dan “virus kebaikan” setelah mengikuti kegiatan selama 10 hari.
  • Sebanyak 29 peserta sebelumnya berada di Polda Metro Jaya usai demonstrasi, tetapi Nahdiana belum memastikan apakah seluruh siswa tersebut terlibat langsung dalam aksi.
  • Program tindak lanjut Polda Metro Jaya ini berlangsung 5–14 September 2026 di Citeureup, Bogor, dengan pendampingan pihak terkait serta persetujuan dan pengantaran orang tua.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana berharap, 29 siswa yang mengikuti Pembekalan Bela Negara KKRI Tahun 2026 dapat membawa nilai-nilai positif dari kegiatan tersebut ke lingkungan masing-masing.

Ia ingin pengalaman selama 10 hari pembekalan menjadi bekal bagi para siswa untuk menyebarkan 'virus kebaikan' kepada teman dan masyarakat di sekitarnya.

"Harapannya juga jadi anak-anak jadi, ya bisa juga nanti dia menyebar virus kebaikan setelah dia ikut program ini," kata Nahdiana saat dihubungi IDN Times, Rabu (9/9/2026).

Nahdiana mengatakan, 29 peserta sebelumnya berada di Polda Metro Jaya setelah aksi demonstrasi. Namun, ia belum dapat memastikan apakah seluruh peserta tersebut terlibat dalam aksi demonstrasi.

"Yang pada saat kemarin habis demo memang mereka ada di Polda. Tapi apakah mereka ikut demo semua dari 29 anak itu atau tidak, aku belum sampai sejauh itu," katanya.

Nahdiana mengatakan, pembekalan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Polda Metro Jaya di bawah Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO).

"Kita ikut programnya Polda yang berada di bawah Direktorat PPA dan PPO. Dan itu pesertanya tidak hanya dari Jakarta saja," katanya.

Sebanyak 29 siswa tersebut mengikuti Pembekalan Bela Negara KKRI Tahun 2026 di Standby Force Tentara Nasional Indonesia (TNI), Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 5-14 September 2026.

Nahdiana mengatakan, para siswa mengikuti pembekalan dengan pendampingan dari pihak terkait. Sebelum berangkat, peserta juga diwajibkan mendapatkan persetujuan dari orang tua.

"Persetujuan orang tua, diantar orang tua. Nanti kami jemput setelah selesai," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article