29 Siswa DKI Diduga Ikut Demo Bakal di Barak Militer 10 Hari

- Sebanyak 29 siswa DKI Jakarta dijadwalkan mengikuti pembekalan Bela Negara KKRI 2026 selama 10 hari, dari 5 hingga 14 September, di Citeureup, Kabupaten Bogor.
- Kegiatan di Standby Force TNI tersebut merupakan program Polda Metro Jaya melalui Ditres PPA dan PPO, berdasarkan surat Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
- Para peserta merupakan anak di bawah umur yang sebelumnya berada di Polda Metro Jaya setelah demonstrasi; Dinas Pendidikan belum memastikan seluruhnya terlibat aksi tersebut.
Jakarta, IDN Times – Sebanyak 29 siswa di DKI Jakarta akan mengikuti pembekalan Bela Negara KKRI Tahun 2026 selama 10 hari di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 5 hingga 14 September 2026.
Berdasarkan surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor e-26012/PK.01.03 tertanggal 3 September 2026, rangkaian kegiatan digelar di Standby Force Tentara Nasional Indonesia (TNI), Citeureup, Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program Polda Metro Jaya di bawah Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO).
Menurut Nahdiana, 29 peserta merupakan anak-anak di bawah umur yang sebelumnya berada di Polda Metro Jaya setelah aksi demonstrasi. Namun, dia belum dapat memastikan apakah seluruh peserta tersebut terlibat dalam aksi demonstrasi.
"Yang pada saat kemarin habis demo memang mereka ada di Polda, tapi apakah mereka ikut demo semua dari 29 anak itu atau tidak, aku belum sampai sejauh itu," kata Nahdiana saat dihubungi IDN Times, Rabu (9/9/2026).
Dia mengatakan, penanganan terhadap anak-anak tersebut lebih diarahkan pada edukasi. Pembekalan bela negara menjadi salah satu upaya untuk memberikan pengalaman dan nilai positif kepada mereka.
"Penanganannya lebih kepada bagaimana anak-anak ini teredukasi dulu," ucap dia.


















