Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

29 Siswa di DKI Diduga Terlibat Demo Dikirim Ikut Bela Negara

29 Siswa di DKI Diduga Terlibat Demo Dikirim Ikut Bela Negara
Ilustrasi Bela Negara
  • Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjadwalkan 29 siswa dari SD hingga PKBM/SKB mengikuti Pembekalan Bela Negara KKRI 2026, berdasarkan surat tertanggal 3 September 2026.
  • Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi dengan Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya; peserta wajib membawa persetujuan orang tua serta perlengkapan pribadi.
  • Kepala Disdik DKI Nahdiana menyebut 29 anak sempat berada di Polda Metro Jaya setelah demonstrasi, tetapi belum memastikan seluruhnya terlibat; penanganan diarahkan pada edukasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Sebanyak 29 siswa di DKI Jakarta dijadwalkan mengikuti Pembekalan Bela Negara KKRI Tahun 2026. Peserta berasal dari sejumlah satuan pendidikan, termasuk jenjang sekolah dasar (SD).

Hal tersebut tertuang dalam surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor e-26012/PK.01.03 tertanggal 3 September 2026. Surat tersebut ditujukan kepada para kepala satuan pendidikan yang nama muridnya tercantum dalam daftar peserta.

"Pembekalan Bela Negara KKRI Tahun 2026," tulis surat tersebut, dikutip Rabu (9/9/2026).

Surat tersebut menuliskan, kegiatan pembekalan merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Metro Jaya Nomor B/397/IX/OTL.4./2026/Ditres PPA dan PPO tertanggal 2 September 2026 tentang pengiriman peserta hasil rapat koordinasi.

Para murid yang ditugaskan mengikuti kegiatan tersebut juga diminta membawa surat persetujuan orangtua serta perlengkapan pribadi yang diperlukan selama kegiatan.

Berdasarkan daftar peserta, 29 murid tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga PKBM dan SKB. Salah satunya tercatat sebagai siswa SD Tanah Tinggi 06 Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan, 29 anak tersebut merupakan anak di bawah umur yang sempat berada di Polda Metro Jaya setelah aksi demonstrasi yang berlangsung sebelumnya.

Namun, kata Nahdiana, pihaknya belum bisa memastikan bahwa seluruh anak tersebut terlibat dalam aksi demonstrasi.

"Yang pada saat kemarin habis demo memang mereka ada di Polda. Tapi apakah mereka ikut demo semua dari 29 anak itu atau tidak, aku belum sampai sejauh itu," kata Nahdiana saat dihubungi IDN Times, Rabu (9/9/2026).

Dia mengatakan, penanganan terhadap anak-anak tersebut lebih diarahkan pada proses edukasi. Salah satunya melalui kegiatan pembekalan bela negara.

"Penanganannya lebih kepada bagaimana anak-anak ini teredukasi dulu," ucap dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More