Jakarta, IDN Times - Sebanyak 60 musisi yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan ini terkait dugaan pembekuan dan pemotongan royalti lagu digital senilai Rp14 miliar.
"Jadi ini ya karena mereka sudah merasakan keadaannya seperti ini, dan tidak ada cara lain kecuali bergerak secara hukum," ujar perwakilan Garputala, Ali Akbar, dikutip pada Kamis (8/1/2025).
Ali menjelaskan dana royalti yang terkumpul dipotong delapan persen oleh LMKN dengan nilai Rp14 miliar. Menurut Garputala, uang tersebut adalah hak pencipta lagu.
"Royalti digital itu tidak semua LMK bisa meng-collect, yang bisa hanya WAMI. Tetapi WAMI mendapatkan mandat dari LMK-LMK, 'tolong tagihin punya saya', karena hanya WAMI yang bisa kan. Nah setelah dihimpun oleh WAMI tiba-tiba diminta oleh LMKN, WAMI kan LMK. Nah diminta oleh LMKN, setelah diminta kemudian diminta untuk diminta 8 persen nilainya yang Rp14 miliar itu untuk LMKN," ujar Ali.
Ali menyebut LMKN diduga memaksa melakukan pemotongan. Bahkan, ada ancaman pembekuan apabila menolak.
"Kalau WAMI tidak mau menyerahkan, tidak mau memberikan itu, maka dibekukan operasionalnya. Dan itu memang dibekukan sampai hari ini, meskipun uang itu sudah diberikan," ujarnya.
Ada sejumlah bukti yang diserahkan kepada KPK. Seperti bukti transfer dan transaksi.
Terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengapresiasi laporan yang disampaikan. Budi menjelaskan, laporan itu akan diverifikasi lebih dahulu serta ditelaah dan dianalisis dalam proses yang tertutup dari publik.
"Rangkaian proses di pengaduan masyarakat merupakan informasi tertutup atau dikecualikan sebagai informasi publik, yang belum bisa disampaikan kepada masyarakat," ujarnya.
"Update tindak lanjutnya pun hanya bisa kami sampaikan kepada pelapor. Hal ini sekaligus sebagai bentuk akuntabilitas," imbuhnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
60 Musisi Laporkan LMKN ke KPK Terkait Potongan Royalti Rp14 M

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Curated For You
- Daftar Konser KPop dan Musisi Internasional di Jakarta Januari 202624 Des 2025, 19:08 WIB
- Kenapa Musisi Sering Memasukkan Trauma dalam Lirik yang Mereka Tulis?18 Des 2025, 05:21 WIB
- Kenapa Musisi Menggunakan Lirik Puitis untuk Ungkap Makna Lagu?21 Des 2025, 17:21 WIB
Editorial Team
EditorDheri Agriesta
Related Article
Prabowo Beri Penghargaan Khusus Danantara dan Tim Ekonomi di Sidang Tahunan14 Agu 2026, 14:11 WIB
Prabowo: 108 Juta Orang Sudah Terjangkau Program Cek Kesehatan Gratis14 Agu 2026, 14:08 WIB
Prabowo Sebut Program FLPP Hampir Jangkau 100 Ribu Rumah14 Agu 2026, 14:04 WIB
Putusan MK Soal KUHP Hina Presiden, Menkum: Bagus Kita Dukung14 Agu 2026, 13:59 WIB
Teks Lengkap Pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR 202614 Agu 2026, 13:45 WIB
Usul Pengadilan Ad Hoc Kerugian BUMN, Komisi III DPR: Sudah Ada Tipikor14 Agu 2026, 13:45 WIB
Titiek soal Pidato Tahunan Prabowo: Banyak Sekali Pencapaian Pemerintah14 Agu 2026, 13:37 WIB
Prabowo: Pemimpin yang Baik Berani Tertibkan Anak Buah Sendiri14 Agu 2026, 13:35 WIB
Prabowo: Masa Seribu Tambang Ilegal Pejabat TNI Polri Gak Tahu? Usut!14 Agu 2026, 13:27 WIB
Warga Sambut Baik Penerbangan Kembali Rute Bandung-Bali di Bandara Husein14 Agu 2026, 13:27 WIB
Sekjen Parpol Koalisi Berkumpul Semalam, PDIP: Wajar, Part of The Game14 Agu 2026, 13:26 WIB
Prabowo: 83.907 Rumah Sudah Direnovasi, Masih Jauh dari Target14 Agu 2026, 13:25 WIB
Prabowo Sebut 71.744 Sekolah Diperbaiki, Ini Faktanya!14 Agu 2026, 13:11 WIB
Singgung Bahlil, Prabowo Yakin Anak Papua Bisa Pimpin Indonesia14 Agu 2026, 13:05 WIB
Guru Honorer di Labura Jadi Terdakwa, Keluarga Korban Buka Suara14 Agu 2026, 13:04 WIB
CEK FAKTA: Ada Menteri di Kabinet Merah Putih Sakit saat Menjabat14 Agu 2026, 13:02 WIB
CEK FAKTA: Penghasilan Ketua MA RI Lebih Tinggi dari Singapura14 Agu 2026, 13:02 WIB
Mendagri Dorong Kepala Daerah Terapkan Kepemimpinan Teknokratik14 Agu 2026, 13:00 WIB
NeutraDC gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center14 Agu 2026, 12:59 WIB