Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda sejak Jumat (4/9) membuat sebaran abu vulkanik meluas hingga sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta.
Merespons hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung mengambil sejumlah kebijakan strategis. Bukan hanya menjaga kualitas udara, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga dengan gangguan pernapasan.
Sejumlah instansi terkait pun bergerak cepat melakukan langkah antisipasi. Mulai dari penyemprotan water mist untuk mengurangi abu yang beterbangan, penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), membagikan masker, hingga imbauan agar warga lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah. Warga juga diminta tetap tenang dan mengikuti informasi hanya dari instansi resmi agar tidak termakan hoaks.
Berikut detail langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
