Anggaran Aman, Pramono Siap Cairkan THR ASN Pemprov DKI Jakarta

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI siap menyalurkan THR ASN sesuai kebijakan dan regulasi pemerintah pusat tanpa kendala anggaran.
- Pemerintah memastikan THR ASN tahun ini dibayarkan 100 persen, mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, serta kinerja sesuai aturan berlaku.
- Total anggaran nasional untuk THR mencapai Rp55 triliun, meningkat 10 persen dari tahun lalu, mencakup ASN pusat, daerah, TNI-Polri, dan pensiunan.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI.
Pramono memastikan, penyaluran THR sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
"Intinya apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah pusat, kami akan menjalankan sepenuhnya," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/3/2026).
1. Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran THR untuk ASN

Pramono mengatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran THR untuk ASN. Ia memastikan seluruh perangkat kerja di lingkungan Pemprov DKI akan mendapatkan haknya sesuai aturan yang berlaku.
"Bagi Pemerintah DKI Jakarta mau dibayarkan sebelum atau sesudah Lebaran, enggak ada masalah. Kami sudah siap untuk itu," ujarnya.
2. THR ASN disalurkan 100 persen

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini akan dibayarkan 100 persen tanpa potongan.
Komponen yang dibayarkan secara utuh tersebut mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, hingga tunjangan jabatan, dan kinerja, sesuai regulasi yang berlaku.
"Nah, komponen yang dibayarkan 100 persen penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3/2026)
3. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun. Dibandingkan tahun lalu sebesar Rp49 triliun, anggaran THR 2026 naik 10 persen, jadi Rp55 triliun.
Secara detail, Airlangga memaparkan, dana sebesar Rp22,2 triliun dialokasikan untuk 2,4 juta ASN pusat serta personel TNI-Polri. Sementara untuk 4,3 juta ASN di tingkat daerah, pemerintah menyiapkan anggaran Rp20,2 triliun.
"Kemudian 3,8 juta pensiunan totalnya Rp12,7 triliun," kata mantan Menteri Perindustrian (Menperin) itu.

















