Jakarta, IDN Times - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyoroti keselamatan anak di pengungsian korban gempa, setelah balita di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia. Pemerintah diminta memastikan kebutuhan khusus anak, mulai kesehatan, gizi, hingga perlindungan dari cuaca ekstrem, terpenuhi selama situasi darurat.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang balita di pengungsian Kabupaten Nagekeo. Kami turut prihatin atas kejadian ini. Dalam situasi bencana, anak merupakan kelompok yang rentan, terlebih bayi dan balita yang memiliki kebutuhan khusus. Karena itu, keselamatan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan anak harus menjadi perhatian dan prioritas bersama,” ujar Arifah, dikutip Senin (24/8/2026).
