Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Bahas Evaluasi Penangan Karhutla dan Gempa NTT di Hambalang

Prabowo Bahas Evaluasi Penangan Karhutla dan Gempa NTT di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta pemulihan wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) (Instagram/@sekretariat.kabinet)
  • Presiden Prabowo mengevaluasi penanganan karhutla Kalimantan dan pemulihan gempa NTT bersama menteri serta pimpinan TNI di Hambalang, termasuk tindak lanjut distribusi dukungan melalui udara.
  • Enam pesawat TNI AU diberangkatkan untuk NTT dan Kalimantan; tiga pesawat ke Labuan Bajo dan Maumere membawa 31 ton logistik siap makan serta mainan anak.
  • Untuk karhutla Kalimantan, pemerintah menambah 17 pesawat water bombing, 1.500 personel, 200 pompa, dan mengirim 500 mesin pompa air secara bertahap ke tiga kota.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta pemulihan wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Evaluasi terhadap tindak lanjut sejumlah instruksi pemerintah itu berlangsung dalam pertemuan bersama jajaran menteri, Panglima TNI, dan para Kepala Staf Angkatan di kediaman Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026) malam.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan rangkaian pertemuan Presiden berlangsung sejak Minggu sore hingga malam dengan sejumlah menteri dan pejabat untuk membicarakan berbagai persoalan strategis. Pertemuan bersama jajaran TNI menjadi agenda terakhir dalam rangkaian pembahasan tersebut.

“Pada sesi pertemuan terakhir bersama Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, Presiden membahas tindak lanjut instruksi Presiden mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk didistribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara,” ujar Teddy dalam keterangannya, dikutip Senin (24/8).

Pembahasan di Hambalang mencakup tahapan rekonstruksi dan penanganan warga yang terdampak gempa di NTT. Pemerintah memastikan dukungan yang telah diarahkan Presiden terus bergerak menuju lokasi terdampak agar kebutuhan masyarakat serta proses pemulihan dapat ditangani.

  1. 1. Pemerintah terus kirimkan bantuan logistik untuk NTT

    Presiden Prabowo Subianto membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta pemulihan wilayah terdam
    Presiden Prabowo Subianto membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta pemulihan wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) (Instagram/@sekretariat.kabinet)

    Pemerintah kemudian melanjutkan pengiriman bantuan dan peralatan ke sejumlah wilayah terdampak pada Senin (24/8/2026) pagi. Sekitar pukul 04.30 WIB, enam pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) diberangkatkan dengan membawa kebutuhan logistik menuju NTT dan Kalimantan.

    Tiga pesawat diarahkan ke NTT dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere. Bantuan yang diangkut mencapai 31 ton logistik siap makan untuk menopang kebutuhan warga yang masih terdampak bencana.

    “3 pesawat menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere, membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak,” kata Teddy.

  2. 2. Bahas juga soal penanganan karhutla

    Lahan seluas 673,4 hektare terdampak karhutla di Taman Nasional Way Kambas, petugas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman, Kelurahan K
    Lahan seluas 673,4 hektare terdampak karhutla di Taman Nasional Way Kambas, petugas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman, Kelurahan Kuala Penet, Kecamatan Resort Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung (21/8/2026). (Dok. BNPB)

    Penanganan karhutla di Kalimantan juga turut dibahas dalam rapat tersebut. Menurut Teddy, pemerintah juga sudah menambah 17 pesawat water bombing. Armada tambahan itu dipersiapkan untuk mempercepat proses pemadaman di sejumlah lokasi yang terdampak kebakaran.

    Dukungan personel di lapangan turut diperbesar dengan kedatangan 1.500 anggota tambahan berikut perlengkapan perorangan. Pemerintah juga mengerahkan 200 pompa lengkap dengan pipa untuk membantu mengatasi kebakaran bawah tanah yang terjadi di kawasan lahan gambut.

    “(Presiden menyampaikan) apresiasi terhadap gerak cepat personel TNI-Polri di berbagai sektor dan wilayah seluruh Indonesia,” ucap dia.

  3. 3. Ada pesawat yang dikirim ke Kalimantan untuk angkut alat penanganan karhutla

    Lahan seluas 673,4 hektare terdampak karhutla di Taman Nasional Way Kambas, petugas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman, Kelurahan K
    Lahan seluas 673,4 hektare terdampak karhutla di Taman Nasional Way Kambas, petugas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman, Kelurahan Kuala Penet, Kecamatan Resort Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung (21/8/2026). (Dok. BNPB)

    Dalam kesempatan itu, Teddy mengatakan, ada tiga pesawat membawa peralatan untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan. Pesawat tersebut menuju Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin dengan membawa 500 mesin pompa air yang akan digunakan, terutama untuk penanganan kebakaran di kawasan gambut.

    “Sementara itu, 3 pesawat menuju Kalimantan, masing-masing ke Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin, membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para Gubernur di Kalimantan,” ujar Teddy.

    Masing-masing mesin pompa dilengkapi selang atau pipa sepanjang satu kilometer. Peralatan tersebut disiapkan untuk membantu petugas memperoleh akses menuju sumber air sekaligus meningkatkan efektivitas pemadaman, terutama pada area gambut yang memerlukan penanganan khusus.

    Seskab Teddy menyampaikan arahan Presiden agar seluruh operasi penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh. Setiap unsur yang terlibat juga diminta mengawasi distribusi bantuan hingga benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

    “Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus pastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan,” bebernya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More