Jakarta, IDN Times - Pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) masih menghadapi tantangan dalam menjangkau aktor utama di balik sindikat. Penindakan kerap berhenti pada perekrut atau pelaku yang terlibat langsung, sementara bandar besar dan tokoh penting di balik jaringan masih sulit diungkap.
Koordinator Nasional Ending Sexual Exploitation of Children (ECPAT) Indonesia, Andi Ardian mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah dalam pemberantasan TPPO.
"Ketika kasusnya terungkap itu biasanya akan pada layer-layer yang masih rendah antara menengah dan ke atas itu sulit untuk bisa diungkap gitu. Jadi ini jadi PR besar sebenarnya sehingga ketika proses penangkapan itu yang mungkin terhukum itu ya orang-orang yang merekrut atau orang-orang yang terlibat secara langsung ya. Tapi bandar besarnya atau tokoh-tokoh penting di belakang dari sindikasi pelaku kejahatan trafficking ini itu yang memang banyak belum terungkap," ujarnya dalam Webinar: Waspada TPPO di Era Digital: Kenali Modusnya, Lindungi Diri, Selamatkan Sesama, Kamis (13/8/2026).
