Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bank Jakarta Suntik Rp1 T untuk Tujuh Infrastruktur Prioritas Jakarta

4 min read
Bank Jakarta Suntik Rp1 T untuk Tujuh Infrastruktur Prioritas Jakarta
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI”) dan Bank Jakarta mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui pembiayaan sindikasi sebesar Rp2,11 triliun untuk pembangunan tujuh kegiatan infrastruktur prioritas di Jakarta. Skema tersebut terdiri atas porsi Bank Jakarta sebesar Rp1 triliun dan PT SMI maksimal Rp1,11 triliun. (Dok. Bank Jakarta)
  • PT SMI dan Bank Jakarta menyalurkan pembiayaan sindikasi Rp2,11 triliun untuk tujuh proyek infrastruktur prioritas Jakarta, dengan porsi Bank Jakarta Rp1 triliun.

  • Dana membiayai Flyover Latumeten, gedung dinas, dua proyek rusun, serta waduk, polder, tanggul, dan pengendali banjir pesisir untuk konektivitas, hunian, serta ketahanan banjir.

  • Pemprov DKI, PT SMI, dan Bank Jakarta menilai kolaborasi ini memperluas sumber pendanaan pembangunan; hingga Juli 2026, komitmen pembiayaan daerah PT SMI mencapai Rp37,19 triliun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI”) dan Bank Jakarta mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui pembiayaan sindikasi sebesar Rp2,11 triliun untuk pembangunan tujuh kegiatan infrastruktur prioritas di Jakarta. Skema tersebut terdiri atas porsi Bank Jakarta sebesar Rp1 triliun dan PT SMI maksimal Rp1,11 triliun. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi pusat dan daerah melalui pembiayaan, dengan mengoptimalkan peran PT SMI dan Bank Jakarta dalam menghadirkan alternatif pendanaan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Perjanjian pembiayaan ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah dan Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 16 September 2026. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara lembaga pembiayaan pemerintah dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah.

Pembiayaan tersebut mencakup pembangunan Flyover Latumeten, Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru, Rumah Susun Padat Karya Tahap II, Rumah Susun Rorotan IX Tahap I, waduk/situ/embung, polder/kolam retensi, serta tanggul dan pengendali banjir Pesisir Pantai Tahap III. Dukungan pembiayaan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat Jakarta.

Pembangunan Flyover Latumenten akan memperkuat konektivitas dan keselamatan pengguna jalan, sementara pembangunan rumah susun mendukung penyediaan hunian yang layak dan terjangkau. Pada saat yang sama, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir akan memperkuat ketahanan Jakarta dalam menghadapi risiko banjir dan perubahan iklim. Dengan demikian, pembiayaan tidak hanya mendukung pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup dan ketahanan perkotaan Jakarta.

  1. 1. Bank Jakarta perkuat sinergi pembiayaan infrastruktur

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah mengatakan, PT SMI terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi pembiayaan kreatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur.

    “Pembangunan infrastruktur daerah membutuhkan dukungan pendanaan yang inovatif dan kolaboratif. PT SMI siap menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, sekaligus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Reynaldi.

    Sementara Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan, Bank Jakarta menyambut baik kolaborasi yang dibangun bersama PT SMI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Jakarta sebagai perwujudan langkah menuju kota Global. "Sinergi antara sektor keuangan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi fundamental penting dalam mendorong akselerasi pemenuhan kebutuhan pembangunan di kota Jakarta."

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, kolaborasi dengan PT SMI dan Bank Jakarta menjadi bagian penting dalam memperkuat dukungan pendanaan bagi pembangunan infrastruktur prioritas di Jakarta.

    “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mempercepat pemenuhan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan warga Jakarta. Untuk itu, kami tidak hanya mengandalkan satu sumber pendanaan untuk pembiayaan pembangunan, tetapi mencari dan memperkuat berbagai skema pembiayaan yang dapat mendukung percepatan pembangunan. Dukungan Bank Jakarta dan PT SMI melalui pembiayaan sindikasi ini merupakan salah satu langkah konkret pembiayaan untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur dapat segera direalisasikan, antara lain untuk peningkatan konektivitas, penyediaan hunian yang layak, hingga penguatan sistem pengendalian banjir.”

  2. 2. Bank Jakarta dorong pembiayaan inovatif dan berkelanjutan

    1000081176.jpg
    Ilustrasi Bank Jakarta

    Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo menegaskan komitmen Bank Jakarta, sebagai Bank Pembangunan Daerah milik Pemprov DKI Jakarta untuk senantiasa mendukung berbagai program pembangunan Kota Jakarta, termasuk berbagai program prioritas yang dibutuhkan masyarakat.

    “Ke depan, Bank Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi dan membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak termasuk lintas sektor, untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif, prudent, dan berkelanjutan. Kami meyakini, dukungan pembiayaan yang tepat pada sektor prioritas akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Jakarta yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing sebagai kota global.”

  3. 3. Kolaborasi jadi model pembiayaan kreatif daerah

    1000081189.jpg
    Ilustrasi Bank Jakarta

    Kolaborasi Bank Jakarta dan PT SMI diharapkan menjadi salah satu model pembiayaan kreatif yang dapat dikembangkan dan direplikasi di pemerintah daerah lainnya sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan kapasitas masing-masing daerah.

    Sesuai arahan dari Kementerian Keuangan untuk mendorong pembiayaan kreatif, PT SMI siap terus mendukung pemerintah daerah melalui solusi pendanaan dan pembangunan infrastruktur. Upaya ini sejalan dengan komitmen PT SMI dalam mendukung pencapaian Asta Cita, khususnya melalui percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif di daerah. Hingga Juli 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp37,19 triliun, dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp13,67 triliun. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More