Jakarta, IDN Times - Palang Merah Indonesia (PMI) membantu memperkuat layanan kesehatan bagi korban terdampak gempa bumi di NTT yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 ini menyebabkan sejumlah fasilitas kesehatan rusak parah.
Tim PMI mulai beroperasi membantu menangani pasien korban gempa sejak Senin, 17 Agustus 2026. Setiap harinya, PMI menangani tiga hingga empat pasien yang memerlukan rujukan untuk penanganan lebih lanjut. Sebagian besar, pasien mengalami cedera serius seperti patah tulang, patah tangan, dan cedera di bagian kepala.
