Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Basarnas Kerahkan Unit Khusus Selam Cari Penumpang Kapal Virgo
Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (tengah) ketika memaparkan rencana evakuasi penumpang KM Virgo Transport 8. (Dokumentasi Basarnas)
  • Basarnas mengerahkan tim penyelam khusus, Kopaska TNI AL, dan drone laut untuk mencari 129 penumpang yang hilang dari kapal Virgo Transport 8 yang terbalik namun masih terapung.
  • Operasi SAR hari kedua melibatkan 622 personel, 17 kapal, lima pesawat, serta pencarian di enam sektor. Enam rumah sakit disiapkan untuk menangani korban.
  • Dari 243 orang di kapal rute Surabaya-Banjarmasin, 108 selamat dan enam meninggal. Menteri Perhubungan memprioritaskan evakuasi, sementara penyebab kecelakaan diselidiki KNKT.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu, 13 September 2026

Kapal Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan 243 orang di dalamnya. Menhub menginstruksikan pencarian, evakuasi, dan pendataan penumpang setelah kecelakaan kapal di Laut Jawa.

hari kedua

Misi pencarian memasuki hari kedua dengan 622 personel SAR gabungan dan 17 kapal dikerahkan. Tim masih mencari 129 penumpang setelah 108 orang selamat dan enam orang meninggal dievakuasi.

Senin (14/9/2026)

Basarnas akan mengerahkan Basarnas Special Group, Kopaska, dan drone laut untuk pencarian bawah air. Pencarian dilakukan di enam sektor dengan prioritas korban yang terapung.

kini

Kapal Virgo Transport 8 dalam kondisi terbalik, tertelungkup, dan masih terapung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Operasi pencarian dan evakuasi dilakukan terhadap 129 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang masih hilang setelah kapal terbalik dan tetap terapung di Laut Jawa.
  • Who?
    Basarnas, Kopaska TNI AL, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, BNPB, pemerintah daerah, serta 622 personel SAR gabungan terlibat. KNKT akan menyelidiki penyebab kecelakaan.
  • Where?
    Pencarian berlangsung di perairan Laut Jawa, pada rute pelayaran Kapal Virgo Transport 8 dari Surabaya menuju Banjarmasin.
  • When?
    Operasi memasuki hari kedua pada Senin, 14 September 2026, setelah kapal berlayar dari Surabaya pada Minggu, 13 September 2026.
  • Why?
    Kapal yang membawa 243 orang terbalik dalam keadaan tertelungkup dan masih terapung. Sebanyak 129 penumpang masih dalam pencarian, sementara penyebab kecelakaan masih menunggu investigasi KNKT.
  • How?
    Tim menyisir enam sektor, memprioritaskan korban yang terapung, dan mengerahkan penyelam Basarnas Special Group, Kopaska, drone laut, 17 kapal, lima pesawat, serta enam rumah sakit rujukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kapal Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa saat pergi dari Surabaya ke Banjarmasin. Ada 129 orang masih hilang. Tim Basarnas, TNI, polisi, dan banyak orang lain mencari mereka. Penyelam, drone laut, pesawat, dan 17 kapal dipakai. Sudah 108 orang selamat, tapi 6 orang meninggal. Tim masih mencari di enam tempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pengerahan tim selam khusus, Kopaska, drone laut, pesawat, dan 17 kapal menunjukkan respons pencarian yang terkoordinasi terhadap kondisi kapal yang sulit dijangkau. Keterlibatan 622 personel lintas lembaga, dukungan pemerintah daerah, serta enam rumah sakit rujukan memperkuat upaya penyelamatan, yang telah mengevakuasi 108 orang dalam keadaan selamat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan SAR Nasional (Basarnas) akan mengerahkan unit khusus yang mampu melakukan penyelaman bawah laut untuk mencari 129 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang masih hilang. Sebab, keadaan kapal pengangkut penumpang itu kini dalam keadaan terbalik meskipun belum tenggelam. Tim itu juga akan diperkuat oleh prajurit khusus Kopaska dari TNI Angkatan Laut (AL).

"Kondisi kapal kini dalam keadaan terbalik, tertelungkup, dan masih terapung. Kami akan mengerahkan kekuatan-kekuatan yang memiliki kemampuan khusus. Dari Badan SAR Nasional sendiri, kami akan melibatkan Basarnas Special Group yang memiliki kemampuan (penyelaman) under water," kata Kabasarnas, Marsekal Madya TNI Mohamman Syafii, di dalam keterangan, Senin (14/9/2026).

"Potensi dari TNI AL, yaitu Kopaska, tim penyelam dari TNI AL, bahkan kami akan mengoperasikan drone laut yang dimiliki oleh TNI AL," kata dia.

Dia berharap, operasi evakuasi korban pada hari kedua bisa berjalan lebih efektif dan mempercepat pencarian. Selain itu, tim gabungan Basarnas akan melakukan pencarian korban di enam sektor.

"Kami akan memprioritaskan pencarian korban yang terapung. Mudah-mudahan kami bisa menemukan korban-korban dalam keadaan selamat," ujar dia.

1. Sebanyak 622 personel terlibat dalam misi SAR KM Virgo Transport 8

Kapal Virgo Transport 8 (Dok. vesselfinder.com)

Syafii mengatakan, total ada 622 personel SAR gabungan yang terlibat dalam misi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang memasuki hari kedua. Ratusan personel itu berasal dari Basarnas, TNI, kepolisian, dan sejumlah kementerian serta lembaga. Termasuk personel dari Kementerian Perhubungan.

Selain itu, Syafii juga menyebut terdapat enam rumah sakit yang menjadi rujukan untuk penanganan korban KM Virgo Transport 8.

"Pemda juga terus mendukung penuh dalam operasi ini," kata dia.

Basarnas juga mengoperasikan lima jenis pesawat yakni Helikopter HR-3610, helikopter milik TNI AL jenis Dolphin 3103, pesawat CN-235 milik TNI AL, pesawat dari kepolisian jenis Dolphin dan pesawat Cessna Caravan milikl Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami juga mengerahkan alutsista dari unsur laut. Ada 17 kapal yang dikerahkan," ujar dia.

2. Tim gabungan Basarnas masih harus mencari 129 penumpang yang hilang

Warga mengamati data kecelakaan Kapal Motor Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang ditampilkan Basarnas Kelas A Banjarmasin di Posko Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz

Berdasarkan keterangan dari Basarnas, Kapal Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru. Kapal itu berlayar dari Surabaya menuju ke Banjarmasin pada Minggu, 13 September 2026.

"Dari 243 korban, telah terevakuasi sebanyak 108 korban dalam kondisi selamat dan 6 korban dalam kondisi meninggal dunia sehingga korban yang dilaporkan masih dalam pencarian 129 penumpang," kata Syafii.

3. Menhub menyerahkan kepada KNKT untuk cari penyebab kapal terbalik

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) berbincang dengan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kanan) saat memberikan keterangan pada konferensi pers terkait kecelakaan kapal motor penumpang Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di Posko Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hma

Sementara, Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menginstruksikan seluruh jajaran dan pihak terkait untuk memprioritaskan pencarian, evakuasi, serta pendataan penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa. Dia berharap, bisa sebanyak mungkin mengevakuasi penumpang dalam keadaan selamat.

"Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8," ujar Dudy, Minggu (13/9/2026) di Jakarta.

Dudy turut menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kecelakaan KMP Virgo Transport 8 serta mendoakan korban meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Dia juga berharap para korban selamat segera pulih dan dapat kembali menjalankan aktivitas seperti sedia kala setelah mendapatkan penanganan serta pertolongan dari seluruh pihak terkait.

"Atas nama pemerintah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi ini. Bagi korban yang meninggal dunia, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada korban selamat, saya berharap dapat segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala," kata dia.

Dia meminta, penumpang yang telah berhasil ditemukan segera mendapatkan pertolongan semaksimal mungkin. Sementara, terkait penyebab kecelakaan, Dudy menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dia juga meminta seluruh pihak bersabar dan memberikan kesempatan kepada KNKT untuk bekerja secara profesional, independen, dan berbasis fakta.

“Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT. Yang terpenting, semoga penyebab kecelakaan ini dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di kemudian hari,” kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article