Jakarta, IDN Times - Pagar tinggi berwarna emas yang ramai diperbincangkan di media sosial kini tampak telah terpasang rapi mengelilingi area Gedung BNI Pejompongan, Jakarta Pusat. Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, Jumat (31/7/2026), suasana di sekitar gedung terpantau sepi dan aktivitas berjalan normal, saat di lihat ke dalam area gedung, memang masih ada sejumlah orang beraktifitas di luar jam operasional gedung.
Pagar tersebut memiliki desain besi vertikal dengan warna emas serta motif garis dekoratif. Di sejumlah titik, pengerjaan tampak telah selesai sehingga pagar terlihat menyatu dengan lanskap kawasan perkantoran. Namun masih ada beberapa titik yang dalam proses pengerjaan.
IDN Times meminta keterangan kepada salah seorang warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Menurutnya, pemasangan pagar dilakukan beberapa bulan terakhir dan berlangsung secara bertahap.
"Baru-baru ini, gara-gara demo katanya, soalnya kacanya pernah pecah," ujar warga yang enggan disebutkan namanya itu kepada IDN Times.
Saat ditanya kapan pemasangan dimulai, dia mengaku tidak mengetahui waktu pastinya. Namun, dia mengingat prosesnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.
"Berapa bulan kemarin sih. Ini juga waktu ruko ini buka, belum jadi, masih proses," katanya.
Berdasarkan pantauan IDN Times pada pekan lalu, pagar tersebut memang sudah berdiri. Saat itu, masih terlihat sejumlah pekerja merapikan bagian besi menjelang sore hari. Dari analisa Google Street, terlihat bahwa pada Mei 2025, gedung ini masih belum dipasangi pagar.
Kawasan Pejompongan sendiri pernah menjadi salah satu titik bentrokan saat demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI pada 28 Agustus 2025. Ketika itu, massa dan aparat kepolisian terlibat aksi saling berbalas gas air mata dan petasan di bawah kolong flyover Pejompongan, tepatnya di sekitar Gedung BNI. Dalam peristiwa tersebut, massa juga sempat melemparkan kembali tabung gas air mata ke arah aparat.
Fenomena pemasangan pagar di sejumlah gedung di Jakarta dan wilayah sekitarnya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Salah satunya pemilik akun X @IndonesiaFedera, yang mempertanyakan gedung-gedung di sekitar kawasan Jabodetabek.
"Ada apa dengan bulan agustus, september dan oktober? Selain mall di jakarta, Bank BNI Pejompongan Jakarta juga beberapa waktu lalu jg telah memasang pagar tinggi jelang memasuki bulan Kemerdekaan Agustus? Ada apa?" tanya dia, dengan mengunggah video gedung-gedung di sekitar Jakarta yang berpagar tinggi.
Di unggahan lain, akun tersebut juga menayangkan video pemagaran di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
"Ada Apa Sama Blok M Plaza?! Hari ini area sekeliling mall resmi dipagerin tinggi banget. Dari luar keliatan tertutup rapat kayak lagi siap-siap siaga satu. Apakah ini cuma renovasi biasa, atau ada pengamanan ekstra buat antisipasi gelombang aksi/chaos?! Asli bikin paranoid banget. Yang lagi di sekitaran MRT Blok M, please stay safe ya!" tulis akun tersebut, Jumat (31/7/2026).
Warganet juga menanggapi beragam, yang sebagian besar berasumsi akan terjadi sesuatu. Seperti komentar pemilik akun @NugrahaAdi98598 yang bergurau, gedung-gedung memasangi pagar sebagai persiapan jelang revolusi.
"Mereka sudah meramalkan gelombang Revolusi akan terjadi di indonesia. Makanya mereka bersiap membentengi diri agar tidak terlalu merugi," cuitnya.
"Apakah mereka2 sudah mengetahui apa yg akan terjadi kedepan? Dan apakah gedung2 di jakarta lainnya akan menerapkan hal yang sama? Let's see, seperti ngasih kode gitu ya," timpal pemilik akun @Henryajaudah.
