Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BGN: Anggaran MBG Rp240 T Tidak Ambil dari Dana Pendidikan dan Kesehatan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di DPR, Kamis (3/9/2026)/ (IDN Times Amir Faisol)
  • Kepala BGN Sudaryono menegaskan anggaran program Makan Bergizi Gratis sebesar Rp240 triliun tidak mengambil dana dari pos pendidikan maupun kesehatan.

  • Dalam pembagian tema MBG, pendidikan ditujukan bagi anak sekolah, kesehatan untuk bayi, balita, dan ibu hamil, sedangkan ekonomi mencakup kebutuhan operasional seperti perjalanan dinas.

  • Sudaryono menyatakan anggaran BGN 2027 tidak memuat belanja modal. Pengadaan LED senilai lebih dari Rp500 miliar disebut telah dibatalkan karena tidak ada pagu anggaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
3 September 2026

Kepala BGN Sudaryono menegaskan anggaran MBG Rp240 triliun tidak diambil dari pos pendidikan atau kesehatan. Ia menjelaskan tema pendidikan ditujukan bagi anak sekolah, kesehatan bagi bayi, balita, dan ibu hamil, serta ekonomi untuk operasional.

2027

Sudaryono menyatakan struktur anggaran BGN tidak memiliki belanja modal. Ia mengatakan tidak ada pengadaan yang aneh-aneh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kepala BGN Sudaryono menegaskan anggaran program Makan Bergizi Gratis senilai Rp240 triliun tidak diambil dari pos pendidikan maupun kesehatan.
  • Who?
    Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menjelaskan penggunaan anggaran MBG di hadapan DPR.
  • Where?
    Penjelasan disampaikan di DPR, Jakarta.
  • When?
    Sudaryono menyampaikan keterangan tersebut pada Kamis, 3 September 2026.
  • Why?
    Penjelasan diberikan untuk menerangkan tema anggaran MBG serta menanggapi pembahasan pengadaan LED lebih dari Rp500 miliar di media sosial.
  • How?
    Anggaran dibagi berdasarkan tema: pendidikan untuk anak sekolah, kesehatan untuk bayi, balita, dan ibu hamil, serta ekonomi untuk operasional. Pengadaan LED dibatalkan karena pagu anggarannya tidak tersedia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sudaryono bilang uang Rp240 triliun untuk Makan Bergizi Gratis tidak diambil dari uang sekolah atau kesehatan. Uang itu untuk anak sekolah, bayi, balita, ibu hamil, dan kebutuhan kerja program. Ia juga bilang tidak ada belanja barang aneh pada 2027. Rencana beli LED lebih dari Rp500 miliar sudah dibatalkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penegasan BGN bahwa dana MBG Rp240 triliun tidak mengurangi pos pendidikan dan kesehatan memberi gambaran pemisahan alokasi yang jelas. Fokus pada anak sekolah serta bayi, balita, dan ibu hamil menunjukkan tema program disesuaikan dengan sasaran. Pembatalan pengadaan LED tanpa pagu dan ketiadaan belanja modal pada 2027 turut menegaskan perhatian pada pengendalian anggaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan, anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengambil dari pos anggaran pendidikan maupun kesehatan. Hal itu disampaikan Sudaryono saat menjelaskan pembagian tema penggunaan anggaran MBG yang mencapai Rp240 triliun di DPR, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, tema pendidikan dalam program MBG berkaitan dengan penerima manfaat dari kalangan anak sekolah. Sementara tema kesehatan ditujukan untuk kelompok 3B, yakni bayi, balita, dan ibu hamil.

"Gini, tadi itu kan temanya pendidikan. Jadi sebetulnya kan dananya Rp240 triliun dikelola oleh MBG. Maksudnya temanya itu, tema pendidikan tuh untuk anak sekolah. Kemudian untuk kesehatan untuk 3B," kata Sudaryono.

1. Kebutuhan operasional MBG

Ilustrasi mobil yang digunakan mendistribusikan MBG. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Adapun tema ekonomi, lanjut dia, berkaitan dengan kebutuhan operasional pelaksanaan program MBG. Di antaranya perjalanan dinas dan kebutuhan operasional lainnya.

"Ekonominya untuk operasionalnya kita. Ya kan, operasional, perjalanan dinas, dan lain-lain," ujarnya.

2. Tidak ada pengadaan yang aneh-aneh

Kepala BGN Sudaryono rapat di DPR bahas anggaran MBG 2027. (IDN Times/Amir Faisol)

Sudaryono juga menyoroti struktur anggaran BGN pada 2027. Dia mengatakan, tidak terdapat belanja modal dalam anggaran tersebut.

"Anda bisa lihat di tahun 2027 tuh tidak ada belanja modal. Jadi tidak ada pengadaan yang aneh-aneh," katanya.

Pernyataan itu sekaligus menanggapi ramainya pembahasan di media sosial terkait pengadaan LED yang disebut mencapai lebih dari Rp500 miliar.

3. Tak ada anggaran LED Rp500 miliar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono datang menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan).

Dia mengatakan, pengadaan itu telah dibatalkan setelah dirinya menjabat sebagai Kepala BGN karena tidak tersedia pagu anggarannya.

"Tadi saya sampaikan juga terkait di, ya yang di sosmed kan rame tuh LED seolah-olah kita belanja Rp500 miliar lebih, enggak. Saya masuk sebagai Kepala Badan Gizi itu kemudian kami batalkan karena memang pagu anggarannya enggak ada," kata Sudaryono.

Editorial Team

Related Article