Nelayan yang beraktivitas di sekitar tanggul beton Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (12/9/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Di Pulau Jawa, potensi banjir rob tersebar mulai dari Banten hingga Jawa Timur. Di pesisir Banten, perairan utara Tangerang yang meliputi Kecamatan Teluk Naga dan Kecamatan Kosambi berpotensi terdampak pada 29 hingga 31 Oktober 2026.
Di area Selat Sunda Barat Pandeglang diprediksi terjadi di Kecamatan Labuan, perairan selatan Pandeglang di Kecamatan Cikeusik, serta perairan selatan Lebak di Kecamatan Bayah diperkirakan mengalami rob pada 27 hingga 30 Oktober 2026.
Sementara, pada wilayah pesisir DKI Jakarta meliputi pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru di Jakarta Utara, serta pesisir Muara Angke dan Penjaringan yang berpotensi terdampak pada 25 Oktober hingga 1 November 2026.
Bergeser ke pesisir Jawa Barat, area Subang, Indramayu, dan Cirebon berpotensi mengalami rob pada 22 hingga 26 Oktober 2026. Wilayah pesisir Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang diperkirakan terdampak dari 25 Oktober hingga 1 November 2026.
Sedangkan kawasan pesisir selatan Jawa Barat yang meliputi pesisir Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran berpotensi terjadi rob pada 25 hingga 31 Oktober 2026.
Di Pesisir Jawa Tengah, seluruh kawasan pesisir Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, hingga Kabupaten Pemalang diprakirakan mengalami banjir rob pada 22 Oktober 2026.
Beranjak ke pesisir Jawa Timur, wilayah Pelabuhan Surabaya yang mencakup Surabaya Utara, Benowo, Kalianak, dan Krembangan berpotensi terdampak mulai 27 hingga 29 Oktober 2026. Kawasan Surabaya barat meliputi Gresik, Lamongan, dan Tuban diperkirakan mengalami rob sejak 26 hingga 29 Oktober 2026, sementara pesisir timur Surabaya yang meliputi Sidoarjo, Pasuruan, dan Probolinggo berpotensi terdampak pada 27 hingga 28 Oktober 2026.