Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

AS-India Hampir Temui Kata Sepakat dari Sektor Dagang hingga Nuklir

3 min read
AS-India Hampir Temui Kata Sepakat dari Sektor Dagang hingga Nuklir
ilustrasi kesepakatan kerjasama (pexels.com/Ketut Subiyanto)
  • AS dan India hampir menyepakati perundingan dagang bilateral, sambil mencatat kemajuan kerja sama pertahanan, nuklir sipil, serta diversifikasi energi.
  • Marco Rubio menawarkan minyak Venezuela kepada India dan menilai kapasitas kilang Jamnagar Reliance penting di tengah gangguan pasokan energi global.
  • Dalam pertemuan Mumbai, Rubio dan S. Jaishankar membahas perdagangan, energi, teknologi, pertahanan, serta mempertegas kerja sama pemberantasan terorisme lintas batas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menyebut perundingan perdagangan bilateral dengan India hampir mencapai kesepakatan, dengan hanya beberapa poin yang masih perlu disesuaikan. Rubio juga menyoroti kemajuan kolaborasi pertahanan dan nuklir sipil, sekaligus mengapresiasi upaya New Delhi dalam memperluas sumber energi yang menunjukkan perkembangan substansial.

Selain mendorong diversifikasi energi, Rubio menawarkan minyak Venezuela untuk memenuhi kebutuhan kilang India. Meski pasokan tersebut tak akan mampu menutup seluruh kekurangan minyak global, ia menilai India memiliki kapasitas penyulingan yang kuat untuk mengolah minyak mentah berat dan berencana mengunjungi kilang Jamnagar milik Reliance Industries yang mampu memproses 1,4 juta barel per hari.

Rubio menilai pasokan energi berkaitan erat dengan keamanan nasional dan stabilitas ekonomi.

“Energi berkaitan dengan keamanan nasional. Negara-negara berperang memperebutkan energi, ekonomi runtuh karena kekurangan energi. Kami akan pergi melihat sebuah perusahaan yang memiliki kemampuan penyulingan yang sangat besar. Sangat masuk akal bagi kami untuk membicarakannya dengan mereka,” kata Rubio, dikutip Hindustan Times.

  1. 1. AS menghadapi gejolak pasokan energi global

    ilustrasi kapal pengangkut minyak
    ilustrasi kapal pengangkut minyak (unsplash.com/Fredick F.)

    Dorongan Washington untuk memperluas sumber energi India berlangsung ketika pasokan dunia terganggu oleh situasi di Selat Hormuz, serangan Houthi terhadap infrastruktur Arab Saudi, serta konflik Rusia-Ukraina yang memicu kelangkaan solar. Berdasarkan data per Agustus, Rusia masih menjadi pemasok minyak terbesar bagi India dengan porsi lebih dari 50 persen, sedangkan AS menempati posisi ketiga dengan kontribusi 5,1 persen.

    Untuk meredakan tekanan di pasar menjelang pertemuan bilateral, Presiden AS Donald Trump menangguhkan penerapan sanksi baru dan mengizinkan ratusan ribu ton solar Rusia memasuki pasar global. Kebijakan tersebut diambil beberapa hari sebelum delegasi AS melakukan kunjungan resmi ke India.

  2. 2. Rubio dan Jaishankar membahas perdagangan serta teknologi

    ilustrasi riset teknologi
    ilustrasi riset teknologi (pexels.com/ThisIsEnginerering)

    Rubio bersama Menteri Luar Negeri India S Jaishankar menggelar pertemuan bilateral di Mumbai dengan membawa delegasi bisnis dalam jumlah besar. Agenda pembahasan mencakup perdagangan, energi, teknologi, dan pertahanan, dengan peningkatan perdagangan energi dinilai berpotensi membantu India mendiversifikasi rantai pasoknya, sebagaimana disampaikan Departemen Luar Negeri AS.

    Dalam pertemuan itu, Jaishankar menyoroti perlunya memperluas keselarasan kepentingan kedua negara di tengah perubahan tatanan dunia. Ia juga menggarisbawahi peran tenaga kerja India dalam mendorong perkembangan industri teknologi di AS.

    “Bakat India, keterampilan telah membentuk era teknologi di AS,” kata Jaishankar, dikutip New Indian Express.

  3. 3. India dan AS memperkuat komitmen melawan terorisme

    ilustrasi militer (pexels.com/Somchai Komkamsri)
    ilustrasi militer (pexels.com/Somchai Komkamsri)

    Selain membahas kerja sama ekonomi, Jaishankar menekankan pentingnya sikap tanpa toleransi terhadap terorisme lintas batas serta hak setiap negara untuk membela diri. Ia juga menyambut proses ekstradisi Tahawwur Rana, terdakwa kunci dalam serangan Mumbai pada 2008.

    Rubio dan Jaishankar turut bertemu dengan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan untuk membahas kolaborasi di bidang energi, perdagangan, teknologi, dan konektivitas regional. Dalam agenda lainnya, kedua menteri meletakkan karangan bunga di memorial 26/11 Hotel Taj untuk mengenang para korban serangan Mumbai, termasuk enam warga AS, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam pemberantasan terorisme.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More