Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menlu Imbau WNI di Eropa Waspada, Tak Ikut Campur Urusan Politik

3 min read
Menlu Imbau WNI di Eropa Waspada, Tak Ikut Campur Urusan Politik
Menlu RI Arrmanatha Nasir usai pertemuan dengan Menlu Australia, Penny Wong. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Menlu Arrmanatha meminta WNI di Eropa berhati-hati, tidak terlibat dalam politik setempat, dan tetap fokus pada pendidikan atau pekerjaan.

  • Kemlu RI belum menerima laporan WNI terdampak kerusuhan atau demonstrasi pada 17–18 Oktober 2026 di Prancis dan Italia.

  • Terdapat 7.845 WNI di Prancis dan Italia. Kemlu meminta mereka mengikuti arahan perwakilan RI serta pemerintah setempat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Christiawan Nasir mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Eropa untuk berhati-hati menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut. Ia juga meminta WNI tidak ikut campur dalam urusan politik yang berkembang di negara tempat mereka tinggal.

“Bagi warga negara Indonesia yang ada di Eropa, tentunya kita meminta kepada mereka untuk berhati-hati, menjaga diri, dan tidak ikut-ikut campur dengan urusan politik yang berkembang di sana,” kata Arrmanatha dalam doorstop usai pertemuan dengan Menlu Australia, Penny Wong di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Arrmanatha mengingatkan WNI agar tetap fokus menjalankan aktivitas masing-masing, baik yang sedang menempuh pendidikan maupun bekerja. Ia juga meminta mereka mengikuti pemberitahuan dari perwakilan RI serta imbauan pemerintah setempat.

Imbauan tersebut disampaikan setelah terjadi kerusuhan atau demonstrasi pada 17–18 Oktober 2026. Kemlu RI menyatakan belum menerima laporan WNI yang terdampak peristiwa tersebut di Prancis dan Italia.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan informasi itu berdasarkan laporan KBRI Prancis, KJRI Marseille, dan KBRI Roma.

  1. 1. Menlu Tata minta WNI tak ikut campur urusan politik

    IMG-20261015-WA0016.jpg
    Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Arrmanatha Christiawan Nasir setelah menggelar rapat di Gedung DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol).

    Arrmanatha meminta WNI di Eropa untuk menjaga diri dan tidak terlibat dalam urusan politik yang berkembang di negara tempat mereka berada. Ia juga mengingatkan WNI agar tetap memprioritaskan kegiatan masing-masing, baik dalam menempuh pendidikan maupun bekerja.

    “Fokus kepada tugas-tugas mereka di sana, apakah yang belajar atau yang bekerja,” ujar Arrmanatha.

    Selain itu, ia meminta WNI memperhatikan perkembangan situasi di lingkungan sekitar dan mengikuti arahan resmi yang berlaku.

  2. 2. Belum ada WNI terdampak demonstrasi di Prancis dan Italia

    Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam jumpa pers, Kamis (22/10/2026).
    Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam jumpa pers, Kamis (22/10/2026). (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

    Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan hingga saat ini belum terdapat laporan WNI yang terdampak kerusuhan atau demonstrasi pada 17–18 Oktober lalu di Prancis dan Italia.

    “Berdasarkan perwakilan RI kita terkait di Prancis maupun di Italia, yaitu di KBRI Prancis, KJRI Marseille, dan KBRI Roma, hingga saat ini belum terdapat laporan terkait adanya WNI yang terdampak atas kerusuhan demonstrasi tersebut,” kata Heni dalam jumpa pers di Kementerian Luar Negeri di hari yang sama.

    Kemlu bersama perwakilan RI terkait akan terus memantau perkembangan situasi keamanan setelah demonstrasi tersebut. Pemerintah juga menjaga komunikasi dengan WNI untuk mengetahui kondisi mereka.

  3. 3. Ada 7.845 WNI di Prancis dan Italia

    Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam jumpa pers, Kamis (22/10/2026).
    Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam jumpa pers, Kamis (22/10/2026). (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

    Heni menyebut, jumlah WNI yang tercatat berada di Prancis mencapai 5.442 orang. Sementara itu, jumlah WNI di Italia tercatat sebanyak 2.403 orang. Dengan demikian, total terdapat 7.845 WNI di kedua negara tersebut.

    Kemlu dan perwakilan RI akan terus mengikuti perkembangan situasi keamanan serta menjaga komunikasi dengan para WNI.

    Arrmanatha juga mengingatkan WNI agar mengikuti pemberitahuan dari kedutaan maupun konsulat RI di negara tempat mereka berada. “Dan apabila ada pemberitahuan dari KBRI, tolong diikuti,” ujarnya.

    Ia menegaskan, WNI juga perlu mematuhi imbauan yang disampaikan oleh pemerintah setempat. “Utamanya adalah ikutilah imbauan-imbauan yang disampaikan oleh pemerintah setempat,” tutur Arrmanatha.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More