Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BRIN Akan Uji Coba Singkong Jadi Bahan Modifikasi Cuaca Pekan Ini
Kepala BRIN, Arif Satria (IDN Times/Istimewa)
  • BRIN menyatakan siap menguji singkong sebagai bahan operasi modifikasi cuaca untuk mempercepat pembentukan awan hujan.

  • Uji coba tersebut melibatkan kolaborasi BRIN dengan TNI AU, BNPB, BMKG, dan Kemenhub.

  • Arif Satria juga menyiapkan laporan perkembangan riset BRIN kepada Presiden Prabowo Subianto.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kemarin sore

BRIN berkoordinasi dengan TNI AU. Pasukan disebut sudah siap.

beberapa hari ini

Teknologi dry ice disebut sudah dipakai di lapangan.

minggu ini

BRIN menyatakan siap mencoba beberapa inovasi terkait operasi modifikasi cuaca.

Selasa (27/10/2026)

Kepala BRIN Prof. Arif Satria menyampaikan kesiapan uji coba singkong sebagai bahan operasi modifikasi cuaca.

Rabu (28/10/2026)

Pertemuan antar pimpinan kementerian dan lembaga dijadwalkan untuk membahas uji coba operasi modifikasi cuaca menggunakan bahan singkong.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BRIN menyiapkan uji coba singkong sebagai salah satu bahan operasi modifikasi cuaca untuk mempercepat pembentukan awan hujan dan membantu penanganan karhutla.
  • Who?
    BRIN, TNI AU, BNPB, BMKG, Kemenhub, dan Kepala BRIN Prof. Arif Satria terlibat dalam persiapan uji coba.
  • Where?
    Koordinasi disampaikan Arif di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Lokasi uji coba masih menunggu informasi lebih lanjut.
  • When?
    Arif menyampaikan kesiapan tersebut pada Selasa (27/10/2026), dengan pertemuan lanjutan pada Rabu (28/10/2026).
  • Why?
    Uji coba ditujukan untuk mempercepat proses pembentukan awan hujan sehingga dapat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan.
  • How?
    Uji coba dilakukan melalui kolaborasi dan beberapa inovasi OMC, termasuk teknologi Kosat dan dry ice yang sudah dipakai di lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BRIN mau mencoba singkong untuk membantu membuat awan hujan. Kepala BRIN, Arif Satria, sudah berbicara dengan TNI AU dan menyiapkan pasukan. BRIN juga bekerja bersama BNPB, BMKG, dan Kemenhub. Mereka akan bertemu untuk membahas uji coba. Arif juga akan melaporkan hasil riset BRIN kepada Presiden Prabowo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kesiapan BRIN menguji bahan baru menunjukkan adanya upaya riset untuk mendukung operasi modifikasi cuaca. Kolaborasi dengan TNI AU, BNPB, BMKG, dan Kemenhub juga memperlihatkan koordinasi lintas lembaga dalam mempercepat persiapan penanganan karhutla melalui pendekatan berbasis riset.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan lembaganya siap melakukan uji coba singkong sebagai salah satu bahan untuk operasi modifikasi cuaca (OMC). Salah satu tujuan OMC mempercepat proses pembentukan awan hujan, sehingga bisa membantu proses penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Ya, kami sudah siap ini. Jadi minggu ini kami sudah siap, kami kemarin sore sudah koordinasi dengan TNI AU ya dan pasukan sudah siap semua. Jadi insyaallah kita akan mencoba untuk beberapa inovasi ya, terkait dengan OMC dumakron, nah ya. Kemudian teknologi Kosat ya, kemudian teknologi dry ice. Nah dry ice kan sudah, sudah dipakai ya di lapangan, sudah beberapa hari ini," ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/10/2026).

1. Akan ada pertemuan antarpimpinan kementerian dan lembaga

Kepala BRIN, Arif Satria. (IDN Times/Imam Faishal)

Arif mengatakan, pada Rabu (28/10/2026), akan ada pertemuan antarpimpinan kementerian dan lembaga untuk membahas uji coba operasi modifikasi cuaca menggunakan bahan singkong.

"InsyaAllah kolaborasi kita dengan TNI AU, dengan BNPB, dan juga dengan BMKG ini, serta Kemenhub, insyaallah besok juga akan ada pertemuan dengan Menhub ya, untuk mempercepat proses ini juga," kata dia.

2. BRIN lapor Prabowo sejumlah riset

Kepala BRIN, Arif Satria hadir dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Dalam kesempatan itu, Arif juga berencana mau melaporkan perkembangan riset yang sudah dilakukan BRIN kepada Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari riset tata kelola air, sampah hingga satelit.

"Kalau diminta menghadap presiden tentu pasti ada hal-hal yang ingin dibicarakan. Namun, namun saya, ya mempersiapkan beberapa laporan yang memang saat ini menjadi penugasan, karena beliau beberapa kali memberikan tugas pada BRIN, ya, untuk meng-update beberapa perkembangan riset dalam berbagai bidang yang menjadi concern beliau," ucap dia.

"Satu, bidang air, dua bidang kesehatan, tiga bidang kebencanaan, kemudian bidang sampah, ya, dan juga termasuk dalam bidang satelit. Jadi saya kira ini penugasan yang memang terus beliau berikan pada kami dan hari ini tentu kami akan melaporkan sejumlah hal kepada beliau," sambungnya.

3. Pertemuan dengan Presiden jadi ajang laporan progres

Kepala BRIN, Arif Satria (IDN Times/Istimewa)

Menurutnya, pertemuan dengan Presiden Prabowo ini menjadi ajang laporan progres. Sehingga, Presiden diharapkan mengetahui apa saja yang sedang dikerjakan BRIN.

"Makanya kesempatan ini saya akan melaporkan progres mana yang sudah diterapkan di lapangan, mana yang masih proses perlu percepatan riset, mana yang dibutuhkan kebutuhan penyediaan infrastruktur untuk risetnya, mana yang memang tinggal hilirisasi, ya," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article