Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
AMIN bersiap untuk debat cawapres keempat di JCC, (IDN Times/Tino Satrio)

Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, mengatakan pihaknya ingin meningkatkan dana desa menjadi Rp5 miliar per tahun. Alasannya adalah ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas SDM di desa. Selain itu, kultur yang muncul dari tata kelola di desa juga harus tetap dilestarikan.

"Bahkan, hal itu bisa menjadi kekuatan daya tarik wisata dan ekonomi kreatif wisata yang bisa dipasarkan. Sehingga, tumbuh desa wisata di mana-mana, ekonomi kreatif di mana-mana," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin pada Minggu (21/1/2024) malam di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Pusat.

Meski begitu, ada sejumlah kritik terkait peningkatan dana desa tersebut. Direktur Eksekutif Centre of Economy and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menilai penambahan dana desa belum dibutuhkan. Berdasarkan data CELIOS, total dana desa pada 2023 yang dikucurkan mencapai Rp67,79 triliun. Sedangkan, jumlah desa di Indonesia mencapai 74.960.

Maka, bila dirata-rata, dana desa yang diterima di masing-masing desa pada 2023 mencapai Rp904,4 juta. Ia khawatir bila dana desa ditambah malah tidak bisa diserap secara optimal.

"Kalau ditambah anggaran lagi khawatir kualitas belanja jadi rendah dan aparatur desa dipaksa menghabiskan anggaran untuk program yang tidak dibutuhkan oleh masyarakat," ujar Bhima kepada media di Jakarta pada Desember 2023 lalu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article