Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cari Jurnalis Hilang, Kemkomdigi Perkuat Jaringan Selat Sunda
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid (IDN Times/Misrohatun)
  • Kemkomdigi memperkuat kualitas telekomunikasi di sekitar Selat Sunda untuk mendukung pencarian lima jurnalis yang hilang kontak.
  • Kemkomdigi berkoordinasi dengan operator telekomunikasi, Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, dan pihak terkait.
  • Masyarakat diminta menunggu informasi resmi serta tidak menyebarkan spekulasi, hoaks, atau dugaan yang belum dipastikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (9/9/2026)

Meutya Hafid meminta masyarakat tidak membuat atau menyebarkan spekulasi, konten menyesatkan, hoaks, maupun informasi yang dapat menimbulkan kepanikan dan keresahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kemkomdigi memperkuat kualitas telekomunikasi untuk mendukung pencarian lima jurnalis yang hilang kontak.
  • Who?
    Kemkomdigi, Meutya Hafid, lima jurnalis, operator telekomunikasi, Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah.
  • Where?
    Di wilayah sekitar Selat Sunda, saat rombongan meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
  • When?
    Rabu (9/9/2026).
  • Why?
    Untuk mendukung konektivitas dan kelancaran operasi pencarian rombongan wartawan.
  • How?
    Melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, koordinasi dengan operator telekomunikasi dan tim SAR, serta penyampaian informasi terverifikasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lima jurnalis hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau. Kemkomdigi membuat jaringan telepon di Selat Sunda lebih kuat agar pencarian bisa terbantu. Kemkomdigi juga bekerja bersama Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah. Sekarang, masyarakat diminta menunggu kabar resmi dan tidak menyebarkan dugaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penguatan telekomunikasi di sekitar Selat Sunda dapat mendukung konektivitas selama operasi pencarian berlangsung. Koordinasi Kemkomdigi dengan operator telekomunikasi, Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, dan pihak terkait juga membantu agar perkembangan situasi disampaikan secara tepat dan terverifikasi kepada masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat kualitas telekomunikasi di sekitar Selat Sunda untuk mendukung pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi spekulatif terkait kondisi maupun keberadaan rombongan.

“Kemudian, tidak membuat atau menyebarkan spekulasi, konten yang menyesatkan, hoaks, maupun informasi yang dapat menimbulkan kepanikan dan keresahan di tengah masyarakat,” kata Meutya dikutip Rabu (9/9/2026).

1. Jaringan diperkuat untuk operasi SAR

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid (IDN Times/Misrohatun)

Meutya mengatakan Kemkomdigi berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk mendukung konektivitas selama operasi pencarian. Dukungan diberikan melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, termasuk penguatan kualitas telekomunikasi di wilayah sekitar Selat Sunda.

“Melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Kemkomdigi juga memberi dukungan upaya pencarian rombongan wartawan dengan penguatan kualitas telekomunikasi di wilayah sekitar Selat Sunda,” ungkap dia.

2. Koordinasi dilakukan dengan tim SAR

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid (IDN Times/Misrohatun)

Dia mengatakan Kemkomdigi berkoordinasi dengan Basarnas sebagai otoritas pencarian dan pertolongan, serta TNI, Polri, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya. Koordinasi diarahkan untuk mendukung operasi sekaligus memastikan informasi perkembangan pencarian tersampaikan secara terverifikasi.

“Koordinasi dilakukan untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan memastikan informasi mengenai perkembangan situasi dapat disampaikan secara tepat dan terverifikasi,” katadia.

3. Publik diminta tunggu informasi resmi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat rapat bersama Komisi I DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol).

Dia meminta masyarakat memperoleh informasi dari sumber resmi seperti Basarnas, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, dan otoritas terkait. Publik juga diminta tidak menyebarkan dugaan mengenai kondisi korban, lokasi rombongan, maupun perkembangan pencarian yang belum dipastikan.

“Kami mendorong masyarakat untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi yang berasal dari sumber resmi dan terverifikasi, antara lain Basarnas, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, serta otoritas terkait lain,” katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article