Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang menyatakan, sedianya tidak ada larangan bagi kader partai politik untuk membantu pemerintah dalam mendistribusikan MBG ke wilayahnya masing-masing.
Ia mengakui semua partai politik (parpol) memiliki SPPG yang mengelola MBG. Bahkan, Polri dan TNI pun turut mengelola dapur MBG.
"Siapa pun juga (yang mau bantu program MBG), silakan. Asal dapurnya benar. Asal ketika membangun dapur ya dapur yang benar. Jangan malah (SPPG) punya tokoh tertentu, tetapi malah makanan yang diproduksi menyebabkan keracunan," ujar Nanik ketika berbicara di program 'Semangat Awal Tahun by IDN Times' di IDN HQ, Jakarta Selatan pada Rabu (14/1/2026).
"Justru kalau pemilik dapurnya seorang tokoh, maka kualitas dapurnya harus bagus dan dijaga dong," imbuhnya.
Badan Gizi Nasional (BGN) juga dikabarkan memberikan insentif sebesar Rp6 juta setiap harinya bagi SPPG yang mengelola MBG.
Dalam Dokumen Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025 ini diteken Kepala BGN Dadan Hindayana pada 29 Desember 2025, aturan soal Insentif fasilitas SPPG menjadi satu-satunya di luar aturan-aturan yang termaktub di sini.
Dalam petunjuk teknis tersebut tertulis bahwa insentif fasilitas SPPG ditetapkan Rp6 juta per hari. Penerimanya adalah mitra penyedia fasilitas SPPG. Mitra adalah perorangan atau badan hukum yang menyediakan fasilitas untuk MBG, bisa berupa kolaborasi antara yayasan dengan perorangan atau badan hukum. Juknis menyebut insentif Rp6 juta diberikan per hari yakni selama enam hari dalam sepekan, atau 12 hari dalam 2 minggu.
“Berlaku untuk periode 2 (dua) tahun sejak SPPG mulai beroperasi, selanjutnya akan dilakukan evaluasi,” kata Juknis itu.
Insentif itu tidak dipengaruhi oleh jumlah penerima manfaat MBG yang dilayai SPPG. Insentif tetap cair meski SPPG libur, baik libur nasional, cuti bersama, libur sekolah, atau operasional terhenti sementara.
Kesimpulan: berdasarkan verifikasi yang dilakukan IDN Times terkait kabar Uya Kuya memiliki 750 SPGG merupakan informasi hoaks. Uya memastikan berita yang ramai di media sosial tersebut tidak mendasar.