Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cek Rekening! Mendikdasmen: Tunjangan Guru Non-ASN Cair Hari Ini
Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Kemendikdasmen memastikan tunjangan sertifikasi triwulan III 2026 bagi guru non-ASN telah terkirim 100 persen; setiap penerima memperoleh Rp6 juta untuk periode Juli-September.

  • Penerima TPG non-ASN mencapai 840.788 guru, melampaui target 784.321, sementara Tunjangan Khusus Guru disalurkan kepada 31.134 guru, juga di atas target.

  • Pemerintah menaikkan insentif guru menjadi Rp400 ribu per bulan dan mengubah penyaluran tunjangan menjadi langsung ke rekening guru setiap bulan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan penyaluran tunjangan sertifikasi guru non-ASN untuk triwulan III atau periode Juli-September 2026 telah mencapai 100 persen.

Berdasarkan laporan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) per pukul 10.30 WIB, seluruh tunjangan untuk periode tersebut telah dikirimkan kepada guru penerima.

“Per jam 10.30 tadi, seluruh tunjangan guru non-ASN sudah terkirim 100 persen. Untuk triwulan untuk tiga bulan, ya. Jadi mulai Juli, Agustus, September. Semuanya sudah terkirim. Jadi silakan dicek, berarti masing-masing guru sudah terima Rp6 juta," ucap Mu'ti di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026).

1. Tunjangan Khusus Guru non-ASN mencapai 31.134

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Muti juga menyampaikan bahwa penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) non-ASN mencapai 840.788 guru, melampaui target 784.321 guru. Sementara itu, Tunjangan Khusus Guru non-ASN diberikan kepada 31.134 guru.

"Kemudian penerima Tunjangan Khusus Guru non-ASN mencapai 31.134 guru, juga di atas target 30.291 guru," ucapnya.

2. Pemerintah juga menaikkan tunjangan insentif guru

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain itu, lanjut Mu'ti, pemerintah juga menaikkan tunjangan insentif guru dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan. Program ini menargetkan 309.918 guru dengan alokasi anggaran Rp1,5 triliun.

"Sampai September 2026, 16,64 triliun sudah tersalur ke 890.280 guru dan tenaga kependidikan non-ASN," ucapnya

3. Tunjangan dikirim tiap bulan

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Mu'ti menjelaskan, penyaluran tunjangan kini dilakukan langsung oleh Kemendikdasmen ke rekening guru setiap bulan. Skema tersebut berbeda dari mekanisme sebelumnya, ketika tunjangan ditransfer melalui pemerintah daerah sebelum diteruskan kepada masing-masing guru. Penyaluran juga sebelumnya dilakukan setiap tiga bulan.

“Sebelumnya tunjangan ditransfer per 3 bulan, mulai pemerintahan Pak Prabowo, transfer itu dikirim langsung ke masing-masing rekening guru setiap bulan, sehingga birokrasi menjadi lebih simpel, bukan birokrasi yang birokratis," kata Mu'ti.

Curated For You

Editorial Team

Related Article