Jakarta, IDN Times - Hani Nurhanifa dan Rifa'ul Marifa terlihat tersenyum usai melewati masa penggemblengan 45 hari latihan dasar militer Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN). Keduanya turut hadir di upacara penutupan latsar militer di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Jumat, 5 Juni 2026.
Hani dan Rifau'l bersama 1.756 ASN lainnya mengikuti seremoni tersebut. Semua ASN mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) motif loreng sage, helm tentara, topi baret, rompi taktis tentara hingga menenteng senjata layaknya personel militer.
Hani mengaku merupakan ASN dari Kementerian Sosial. Sedangkan Rifa'ul sehari-hari bertugas di Kementerian Pertahanan.
Rifa mengatakan, selama 45 hari digembleng ala militer, ia diajarkan nilai-nilai sikap disiplin, tanggung jawab dan kerja sama tim. "Jadi, selama 45 hari itu, kami mendapat pembelajaran mengenai kemiliteran dasar. Kami bisa mengembangkan diri di tempat pekerjaan kami sebelumnya," ujar Rifa kepada IDN Times, Jumat.
Sementara, Hani menilai salah satu manfaat dari 45 hari mengikuti latihan dasar militer yaitu tumbuhnya solidaritas untuk bekerja sama. "Karena kan anggota Komcad ini datang dari berbagai kementerian. Kami harus bersatu untuk membuat satu tim. Kemudian kami diberikan tugas-tugas untuk dikerjakan. Di situ lah tantangan kita untuk menyamakan persepsi," kata Hani.
