Jakarta, IDN Times - Presiden ke-2 RI Soeharto memiliki disiplin kerja yang sangat tinggi. Latar belakang militernya telah membentuk Soeharto sebagai sosok pemimpin yang terstruktur dan sistematis.
Soeharto memiliki pola kerja teratur. Prinsip-prinsip kepemimpinan ABRI "Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani" menjadi pegangan dasar saat memimpin Indonesia selama tiga dekade lebih.
Dalam otobiografi berjudul Soeharto: Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya, digambarkan bahwa Soeharto merupakan sosok presiden yang tidak pernah mau menunda pekerjaan.
"Tak mau saya menunda-nundanya dengan alasan 'saya capek, nanti saja' dan sebagainya. Sebab, kalau tidak saya selesaikan cepat, berarti memberi contoh kurang baik kepada bawahan," kata Soeharto dalam buku tersebut seperti dilansir IDN Times, Sabtu (27/6/2026).
Sikap disiplin tersebut tercermin dari pola kerja yang teratur, pengaturan jadwal yang ketat, serta kebiasaannya memimpin rapat dan menerima tamu sesuai agenda yang telah ditetapkan.
"Prinsip kerja saya: harus segera selesai, segera tuntas. Apakah itu laporan menteri, dari eselon satu, dari masyarakat atau pun dari tamu-tamu negara," kata dia.
