Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Demo Mahasiswa Bawa Spanduk Sentil Bahlil: BBM Naik, Mood Turun
Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar demo di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar demo di depan Gedung DPR RI menolak kenaikan harga BBM yang dinilai memberatkan masyarakat.
  • Spanduk dan poster bernada sindiran terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dibawa peserta aksi, menudingnya sebagai pihak paling bertanggung jawab atas lonjakan harga.
  • Mahasiswa juga menyoroti stok Pertalite yang menipis, prioritas pemerintah pada program Makan Bergizi Gratis, serta menyindir janji lapangan kerja Wakil Presiden Gibran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak kakak mahasiswa datang ke depan gedung DPR di Jakarta. Mereka marah karena harga bensin naik. Mereka bawa spanduk yang ada gambar Pak Bahlil. Katanya dia yang tanggung jawab soal bensin naik. Kakak-kakak itu juga bilang harga barang jadi mahal dan orang susah beli. Sekarang mereka masih protes biar pemerintah dengar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026) sore. Mereka turut menyuarakan kekesalan terhadap keputusan pemerintah yang menaikkan harga BBM.

Sejumlah mahasiswa membawa spanduk yang isinya menyentil sosok Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Mereka menilai, Bahlil jadi sosok yang paling bertanggung jawab terhadap kenaikan harga BBM hingga berujung melonjaknya harga bahan pokok.

"Bensin naik, bahan pokok naik, kesabaran turun," bunyi tulisan dalam poster yang dibawa salah seorang mahasiswa.

"BBM naik, mood turun," tulis pada poster lainnya.

Kedua poster ini turut menampilkan wajah Bahlil dengan ekspresi tak biasa.

Perlu diketahui, demo ini diinisiasi elemen mahasiswa yang berasal dari Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, dan Universitas Mercu Buana.

Dalam orasinya di atas mobil komando, mahasiswa mengeluhkan ketidakpedulian pemerintah. Mereka menyoroti naiknya harga BBM jenis Pertamax dan menipisnya stok Pertalite di berbagai daerah. Mahasiswa juga menyayangkan pemerintah lebih peduli program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mahasiswa lainnya menyuarakan janji palsu Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, terkait 19 juta lapangan kerja dengan nada sindiran.

"Bukan penuhi 19 juta lapangan kerja, tapi malah satu dolar hampir 19.000 rupiah," celetuk mahasiswa.

Editorial Team

Related Article