Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ditanya Tawaran Kerja untuk Anak Bambang, Pramono: Itu Bersifat Pribadi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melayat ke rumah warga Pejompongan yang tewas dianiaya saat kerusuhan usai demo, Jumat (28/8/2026). dok tangkapan layar video istimewa
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pembicaraan dengan keluarga almarhum Bambang Setiawan bersifat pribadi dan menolak menjelaskan kabar tawaran pekerjaan untuk anak korban.
  • Kabar tawaran kerja muncul dari video saat Pramono melayat pada 28 Agustus 2026; dalam rekaman, ia menanyakan kesiapan Yoga untuk bekerja dan Yoga menyatakan bersedia.
  • Pertemuan berlangsung tertutup. Pemprov DKI menyampaikan duka, menanggung biaya pemulasaran serta pemakaman, dan menyiapkan pendampingan bagi keluarga Bambang yang tewas dianiaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pramono Anung datang melayat keluarga Bambang Setiawan yang meninggal karena dianiaya. Ada video Pramono bicara dengan anak Bambang, Yoga, tentang mau bekerja. Tapi Pramono bilang pembicaraan itu pribadi. Pemerintah Jakarta membantu biaya mengurus jenazah dan pemakaman Bambang. Keluarga Bambang juga akan didampingi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah duka keluarga Bambang Setiawan, perhatian Pemprov DKI Jakarta terlihat melalui pendampingan pemulasaran hingga pemakaman serta penanggungan biayanya. Sikap Pramono Anung yang menjaga percakapan keluarga tetap pribadi juga mencerminkan penghormatan terhadap ruang duka, sementara doa dan belasungkawa pemerintah memberi dukungan moral bagi keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pembicaraan dengan keluarga Almarhum Bambang Setiawan (59) yang tewas dianiaya oleh sejumlah orang tidak dikenal pada Kamis (27/8/2026) malam bersifat pribadi.

"Itu bersifat pribadi, personal, saya tidak jawab. Karena memang saya tidak pernah membuat statement ke publik apa pun tentang ketika saya melayat," ucap Pramono di Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).

1. Pramono tidak ada statemennya di publik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono menegaskan saat melayat tidak ada pernyataan apa pun ke awak media, sehingga dia tidak berkewajiban menjawab menjelaskan termasuk kabar penawaran lowongan kerja padat anak almarhum Bambang.

"Jadi ketika saya melayat tidak ada statement apa pun, jadi untuk itu saya juga mohon maaf saya tidak menjawab," ucap Pramono.

2. Beredar kabar Pramono tawarkan pekerjaan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuka acara Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026 di The St Regis Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (11/8). (Beritajakarta.id)

Kabar Pramono menawarkan pekerjaan kepada anak Bambang tersebar melalui video Pramono saat melawat Bambang di rumahnya. Pramono nampak mengenakan pakaian serba hitam dan peci hitam pada Jumat (28/8/2026). Dia turut didampingi Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.

"Yang penting mau kerja kan?" ucap Pramono.

"Iya Pak mau. Saya apa aja mau," ucap Yoga.

3. Pertemuan Pramono dan keluarga Almarhum tertutup

Toko kaca milik Bambang di kawasan Pejompongan, Kamis (27/8/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Sayangnya, pertemuan Pramono dengan keluarga Almarhum Bambang yang merupakan pedagang kaca di kawasan Pejompongan berlangsung tertutup. Usai melayat, Pramono tidak memberikan keterangan kepada wartawan.

Staf Khusus Gubernur Cyril Raoul Hakim mengatakan Pramono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, berdoa di sisi jenazah, dan memastikan Pemprov DKI Jakarta mendampingi pemulasaran hingga pemakaman.

“Gubernur dan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta berduka. Kami mendoakan semoga Allah SWT mengampuni almarhum dan memberi kesabaran kepada keluarga," ucap Chico dalan keterangan.

Pemprov DKI Jakarta menanggung biaya pemulasaran dan pemakaman, serta menyiapkan pendampingan bagi keluarga.

"Warga diimbau menahan diri dan tidak menyebarkan spekulasi," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article