Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dokter Adrian Meninggal Akibat Bullying, Kemenkes Hentikan PPDS RSUP Kandou
Prosesi pemakaman dr. Adrian Rantung PPDS Anestesi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dilangsungkan di kampung halamannya di Sulawesi Utara. (Instagram.com/soalunsrat)
  • Kemenkes menghentikan sementara kegiatan pendidikan PPDS Anestesi di RSUP Kandou Manado setelah meninggalnya dr. Adrian Rantung yang diduga akibat perundungan.
  • Penghentian ini hanya berlaku untuk aktivitas pendidikan di RSUP Kandou, bukan penutupan Program Studi Anestesiologi secara keseluruhan.
  • Langkah tersebut dilakukan agar investigasi terpadu antara RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Unsrat dapat berjalan menyeluruh sebelum kegiatan PPDS dibuka kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
6 Juli 2026

RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado menetapkan keputusan Nomor HK.02.03/D.XV/3421/2026 tentang penghentian sementara kegiatan pembelajaran PPDS Anestesiologi karena dugaan perundungan terhadap dr. Adrian Rantung.

6/7/2026

Kemenkes melalui Aji Muhawarman menyatakan penghentian sementara kegiatan pendidikan PPDS Anestesi di RSUP Kandou untuk mendukung proses investigasi atas meninggalnya dr. Adrian Rantung.

kini

Kegiatan pendidikan PPDS Anestesi di RSUP Kandou masih dihentikan sementara hingga hasil investigasi tim gabungan selesai.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kementerian Kesehatan menghentikan sementara kegiatan pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado setelah meninggalnya dr. Adrian Rantung yang diduga akibat perundungan.
  • Who?
    dr. Adrian Rantung, peserta PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi; Kementerian Kesehatan; RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado; serta tim investigasi gabungan dari RS dan fakultas.
  • Where?
    Kegiatan PPDS dihentikan di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou, Kota Manado, Sulawesi Utara, yang menjadi lokasi pelaksanaan pendidikan dokter spesialis anestesiologi.
  • When?
    Keputusan penghentian sementara ditetapkan pada 6 Juli 2026 dan berlaku selama proses investigasi terhadap dugaan perundungan masih berlangsung.
  • Why?
    Tindakan penghentian dilakukan untuk memastikan proses investigasi berjalan menyeluruh terkait dugaan perundungan yang menyebabkan meninggalnya peserta PPDS dr. Adrian Rantung.
  • How?
    Kemenkes bersama RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Unsrat membentuk tim gabungan untuk melakukan investigasi internal terpadu sebelum kegiatan pendidikan PPDS dibuka kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Seorang dokter muda namanya Dokter Adrian meninggal karena katanya dibully. Sekarang tempat dia belajar, RSUP Kandou di Manado, berhenti dulu ngajarin dokter-dokter yang mau jadi ahli bius. Pemerintah lewat Kemenkes suruh berhenti supaya bisa diselidiki kenapa itu terjadi. Nanti kalau sudah selesai dicek, sekolah dokternya bisa jalan lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Kementerian Kesehatan dan RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou menghentikan sementara kegiatan pendidikan PPDS Anestesi menunjukkan keseriusan lembaga dalam menegakkan tanggung jawab dan transparansi. Dengan memberi ruang bagi investigasi terpadu bersama Fakultas Kedokteran Unsrat, tindakan ini mencerminkan komitmen untuk memastikan lingkungan pendidikan kedokteran yang lebih aman dan berintegritas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghentikan sementara kegiatan pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou, Manado, menyusul meninggalnya peserta PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), dr. Adrian Rantung diduga akibat perundungan (bullying).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan, penghentian dilakukan agar proses investigasi dapat berjalan secara menyeluruh. Dia menegaskan, yang dihentikan bukan Program Studi (Prodi) Anestesiologi, melainkan hanya kegiatan pendidikan PPDS di RSUP Kandou.

"Sementara investigasi itu berjalan, kegiatan pendidikan Prodi Anestesi di RS Kandou dihentikan sementara. Yang dihentikan hanya kegiatan pendidikannya, bukan prodinya," ujarnya saat dihubungi IDN Times, Senin (6/7/2026).

1. PPDS kembali dibuka saat investigasi selesai

Kemenkes menyampaikan duka atas berpulangnya Dokter PPDS Andrian Rantung. (Instagram.com/Kemenkes_ri)

Menurut Aji, aktivitas pendidikan PPDS Anestesi di RSUP Kandou akan kembali dibuka setelah tim gabungan menyelesaikan investigasi.

"Aktivitas PPDS di RS Kandou akan dibuka kembali setelah ada hasil investigasi tim terhadap kasus tersebut," kata dia.

2. RSUP Kandou hentikan pembelajaran PPDS karena adanya perundungan

Kemenkes menyampaikan duka atas berpulangnya Dokter PPDS Andrian Rantung. (Instagram.com/Kemenkes_ri)

Sementara itu, pihak RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado sudah menghentikan sementara kegiatan pembelajaran PPDS Anestesiologi karena adanya dugaan perundungan terhadap dokter Andrian.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Nomor HK.02.03/D.XV/3421/2026 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Pembelajaran Program Studi Anestesiologi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado yang ditetapkan pada 6 Juli 2026.

3. Penghentian untuk proses investigasi

Ilustrasi nakes meninggal dunia, IDN Times/ istimewa

Langkah tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung proses investigasi internal yang dilakukan secara terpadu antara RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado dan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)

"Untuk melakukan investigasi secara internal dan terpadu antara RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)," demikian bunyi pertimbangan dalam keputusan tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article