Jakarta, IDN Times - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai, wajar kasus penyadapan yang dilakukan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh dianggap mengarah ke makar. Penyadapan itu dinilai bentuk pembangkangan Listyo kepada Presiden Prabowo.
"Nah, tentara dan kepolisian itu kan punya kultur yang kurang lebih sama. Namanya insubordinasi (pembangkangan) itu sangat-sangat sensitif, ya. tindakan tidak mematuhi pimpinan apalagi menyadap pimpinan, itu sangat-sangat sensitif. Jadi wajar kalau ada yang mengatakan wah ini ngarahnya ke makar," ujar Habiburokhman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).