Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dua Tahun Roboh, Akhirnya SDN Kebayoran Lama 09 dan 11 Muali Dibangun

2 min read
Dua Tahun Roboh, Akhirnya SDN Kebayoran Lama 09 dan 11 Muali Dibangun
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno dalam acara groundbreaking pembangunan SD Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11. (Dok. Pemprov DKI)
  • Pemprov DKI Jakarta memulai pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 yang roboh dua tahun lalu, dengan nilai proyek lebih dari Rp50 miliar.

  • Pembangunan ditargetkan selesai Agustus 2027. Pelaksana diminta memperhatikan akses lokasi yang sempit, keselamatan, serta ketepatan waktu mobilisasi material.

  • Selama proyek berlangsung, 270 siswa SDN 09 dan 152 siswa SDN 11 direlokasi sementara ke sekolah lain untuk menjaga kegiatan belajar mengajar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Setelah dua tahun roboh, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya membangun SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11. Pembangunan sekolah ditandai dengan groundbreaking oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno pada Selasa (29/9/2026).

Rano mengatakan, pembangunan ditargetkan berlangsung sekitar satu tahun dan rampung pada Agustus 2027dengan total nilai pembangunan lebih dari Rp50 miliar.

“Pembangunan kedua gedung ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang mengalami kerusakan cukup parah, sekaligus memastikan anak-anak Jakarta mendapat tempat belajar yang aman dan layak,” ujar Wagub Rano, dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Rabu (30/9/2026).

  1. 1. Pelaksana pembangunan harus lihat kondisi

    Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027).
    Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Rano juga meminta pelaksana memperhatikan kondisi lokasi pembangunan yang memiliki akses relatif terbatas. Mobilisasi material, termasuk saat pemasangan tiang pancang, perlu dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan ketepatan waktu.

    “Saya memberikan satu catatan. Kalau kita melihat teritori ini, mungkin punya tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Saya membayangkan pada waktu loading barang, tentu ketepatan waktu harus menjadi pegangan, tetapi juga harus hati-hati karena akses masuk cukup kecil,” ucapnya.

  2. 2. Peserta didik direlokasi sementara

    Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027).
    Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Rano mengatakan, kedua sekolah berada dalam satu kawasan dengan luas tanah sekitar 5.235 meter persegi. SDN Kebayoran Lama Selatan 09 memiliki sekitar 270 peserta didik, sedangkan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 menampung 152 peserta didik.

    Selama pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar direlokasi sementara. Peserta didik SDN Kebayoran Lama Selatan 09 belajar di SDN Pondok Pinang 05, sedangkan peserta didik SDN Kebayoran Lama Selatan 11 mengikuti pembelajaran di SDN Kebayoran Lama Utara 03.

  3. 3. Pemprov DKI pastikan anak Jakarta miliki kesempatan yang sama

    Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027).
    Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Rano menegaskan, pembangunan sarana pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan gedung, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta. Karena itu, pembangunan fisik perlu berjalan seiring dengan perluasan akses pendidikan bagi seluruh anak.

    Ia menyebutkan, pada semester I-2026, rasio Gini Jakarta tercatat 0,435. Sementara itu, jumlah penduduk miskin turun menjadi sekitar 432,65 ribu orang atau 3,96 persen.

    “Bagi saya dan Pak Gubernur, capaian tersebut bukan sekadar angka. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak Jakarta, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun wilayah tempat tinggalnya, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” tutur Rano.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More