Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Eddy Soeparno Dorong RUU PPIB Dibahas Akhir 2026, Disambut Semua Fraksi DPR
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong RUU PPIB dibahas akhir tahun ini. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Eddy Soeparno mendorong pembahasan RUU PPIB dimulai pada akhir 2026 sebagai landasan hukum pengendalian dampak perubahan iklim.
  • Fraksi-fraksi parlemen dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat disebut mendukung pembahasan RUU PPIB sebagai rancangan undang-undang tersendiri.
  • RUU PPIB mencakup implementasi, ekonomi, kelembagaan, dan keadilan serta akan melibatkan partisipasi publik dari berbagai pemangku kepentingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah RUU PPIB dibahas pada akhir 2026?
Vote Now
Kamis (17/9/2026)

Eddy Soeparno menyampaikan dukungan agar pembahasan RUU PPIB diawali dalam Forum Diskusi Aktual di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

akhir 2026

Eddy mendorong pembahasan RUU PPIB dimulai pada penghujung tahun 2026.

2060

RUU PPIB diarahkan untuk memperkuat kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, termasuk target net zero emission 2060.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah RUU PPIB dibahas pada akhir 2026?
Vote Now
  • What?
    Eddy Soeparno mendorong pembahasan RUU Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan atau RUU PPIB.
  • Who?
    Eddy Soeparno, fraksi-fraksi di parlemen, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, serta MPR terlibat dalam dorongan pembahasan RUU PPIB.
  • Where?
    Forum Diskusi Aktual tentang RUU PPIB digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta.
  • When?
    Eddy menyampaikan dorongan tersebut pada Kamis (17/9/2026) dan mengusulkan pembahasan dimulai pada akhir 2026.
  • Why?
    Kebijakan iklim Indonesia masih tersebar dalam regulasi sektoral, dokumen ratifikasi, dan peraturan teknis.
  • How?
    RUU didorong sebagai aturan tersendiri dengan empat pilar serta penyerapan aspirasi dari masyarakat dan pemangku kepentingan di berbagai daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah RUU PPIB dibahas pada akhir 2026?
Vote Now

Pak Eddy ingin aturan bernama RUU PPIB dibahas pada akhir 2026. Aturan ini untuk membantu mengendalikan perubahan iklim. Banyak fraksi di parlemen dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mendukungnya. Pak Eddy juga mau mendengar masukan dari masyarakat, akademisi, pemerintah daerah, dan banyak kelompok lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah RUU PPIB dibahas pada akhir 2026?
Vote Now

Dorongan pembahasan RUU PPIB membuka ruang penyatuan kebijakan iklim yang selama ini tersebar di berbagai regulasi. Rencana pelibatan masyarakat, akademisi, pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan kelompok terdampak memberi dasar bagi penyempurnaan materi RUU melalui beragam perspektif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah RUU PPIB dibahas pada akhir 2026?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan (RUU PPIB) dimulai pada akhir 2026. RUU tersebut dinilai penting sebagai landasan hukum untuk mengendalikan dampak perubahan iklim.

Menurut Eddy, kebijakan iklim Indonesia masih tersebar di berbagai regulasi sektoral serta dokumen ratifikasi dan peraturan teknis, sehingga diperlukan kerangka yang mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas daerah.

"Saya pribadi mendukung agar pembahasan RUU ini bisa kita awali di penghujung tahun 2026," kata Eddy dalam acara Forum Diskusi Aktual tentang RUU PPIB, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

1. Seluruh fraksi di DPR menyambut baik RUU PPIB

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno dan Menteri LH Jumhur Hidayat dalam Forum Diskusi Aktual MPR RI. (Dok. MPR RI).

Anggota Komisi XII DPR RI itu menyebut, seluruh fraksi di parlemen telah menyambut baik pembahasan RUU PPIB dalam waktu dekat. Dari pihak pemerintah, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat juga mendukung pembahasan beleid tersebut.

"Fraksi-fraksi di parlemen secara prinsip menyambut positif agar RUU PPIB dibahas dalam waktu dekat sebagai rancangan undang-undang yang berdiri sendiri dan tidak digabungkan dengan rancangan undang-undang lainnya," ujarnya.

Eddy berharap, RUU PPIB punya aturan yang jelas dan terintegrasi terkait pengurangan emisi karbon, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, hingga pemberian insentif dan sanksi bagi pelaku usaha maupun masyarakat.

"Rencana pembahasan Rancangan Undang-Undang Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan atau RUU PPIB merupakan salah satu legislasi yang insyaallah akan segera dibahas secara resmi di parlemen," ujarnya.

2. RUU PPIB akan mencakup 4 pilar pembahasan

Waketum PAN Eddy Soeparno mendukung Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029. (IDN Times/Amir Faisol).

Waketum PAN ini mengatakan, RUU PPIB yang tengah didorong mencakup empat pilar utama, yakni implementasi, ekonomi, kelembagaan dan keadilan. RUU tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, termasuk target net zero emission 2060.

“Pada aspek implementasi, RUU tersebut diarahkan untuk memperkuat kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, termasuk target net zero emission 2060, penyusunan carbon budget, mekanisme pengukuran, pelaporan dan verifikasi, serta pengaturan mitigasi dan adaptasi yang lebih terstruktur,” kata Eddy.

“Pada aspek ekonomi, RUU PPIB juga diharapkan memberikan kepastian terhadap instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan pendanaan iklim. Materi RUU mencakup perdagangan karbon, pembayaran berbasis kinerja, pungutan karbon dan instrumen lainnya, yang didukung registri nasional dan sistem MRV terintegrasi. Pendanaan iklim juga diarahkan untuk melibatkan APBN, APBD, sektor swasta dan sumber pendanaan internasional,” imbuhnya.

3. Pastikan ruang partisipasi publik dibuka luas

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyatakan pilkada dipilih DPRD masih konstitusional. (IDN Times/Amir Faisol)

Eddy juga memastikan akan membuka ruang partisipasi publik melalui rangkaian kegiatan dan penyerapan aspirasi di berbagai daerah.

Keterlibatan masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar regulasi yang dihasilkan memiliki landasan yang kuat dan mampu menjawab persoalan perubahan iklim secara menyeluruh.

“MPR akan menjadi rumah kolaborasi yang mempertemukan berbagai perspektif. Kita akan mendengar masukan dari akademisi, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, pelaku usaha, lembaga keuangan, masyarakat sipil dan kelompok masyarakat yang terdampak langsung. Masukan itu akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan RUU ini,” tutur dia.

Pilih pendapatmu soal pembahasan RUU PPIB

Setujukah RUU PPIB dibahas pada akhir 2026?

See More
Setuju dibahas akhir 2026
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Belum setuju dibahas akhir 2026

Editorial Team

Related Article