Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Zulhas Suarakan Mahalnya Biaya Kuliah, Prabowo Setuju PTN Harus Gratis

3 min read
Zulhas Suarakan Mahalnya Biaya Kuliah, Prabowo Setuju PTN Harus Gratis
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan agar biaya kuliah di perguruan tinggi negeri digratiskan. Persetujuan itu disampaikan Presiden secara langsung pada puncak perayaan HUT ke-28 PAN di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat malam, 18 September 2026. (Dok. PAN)
  • Zulkifli Hasan menyampaikan keluhan anak muda soal mahalnya biaya kuliah jalur mandiri di PTN, lalu Presiden Prabowo menyetujui pendidikan negeri dari SD hingga universitas harus gratis.
  • Prabowo menyebut pembiayaan pendidikan gratis dapat berasal dari pengembalian uang negara hasil korupsi, dengan tujuan memperluas akses kuliah bagi keluarga yang terkendala biaya.
  • PAN menekankan pendidikan berkualitas tak boleh bergantung pada kondisi ekonomi atau daerah asal, serta menyatakan siap mengawal pembahasan kebijakan kuliah gratis di PTN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan agar biaya kuliah di perguruan tinggi negeri digratiskan. Persetujuan itu disampaikan Presiden secara langsung pada puncak perayaan HUT ke-28 PAN di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat malam, 18 September 2026, beberapa saat setelah Zulkifli Hasan menyampaikan keluhan mahasiswa dan calon mahasiswa mengenai mahalnya biaya masuk jalur mandiri.

  1. 1. Zulhas sampaikan aspirasi anak muda soal biaya kuliah

    b1e567ae-3c3f-44b0-b216-c58f738a3d05.jpeg
    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan agar biaya kuliah di perguruan tinggi negeri digratiskan. Persetujuan itu disampaikan Presiden secara langsung pada puncak perayaan HUT ke-28 PAN di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat malam, 18 September 2026. (Dok. PAN)

    Dalam sambutannya di hadapan Presiden, Zulkifli Hasan menyampaikan aspirasi yang banyak ia terima dari anak muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke kampus negeri.

    "Banyak anak-anak muda sekarang yang mendaftar di universitas negeri. Bayarannya mahal, Pak. Jalur mandiri bayarannya mahal," ujar Zulkifli Hasan.

    "Tolong, Pak, mereka menyampaikan aspirasi bayaran mahal itu kalau bisa kita bisa koreksi. Karena harapan anak-anak muda kita tentu di kampus-kampus negeri, Pak," katanya.

    Presiden Prabowo langsung menjawab usulan tersebut pada malam yang sama. "Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis," tegas Presiden Prabowo.

  2. 2. Kuliah gratis buka akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu

    Presiden RI Prabowo Subianto.
    Presiden RI Prabowo Subianto. (IDN Times/Trio Hamdani)

    Mengenai sumber pembiayaannya, Presiden menyatakan anggaran dapat berasal dari pengembalian uang negara hasil tindak pidana korupsi. "Nanti, nanti, nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dinyolong, yang dicuri," ujarnya.

    Jika kebijakan ini terwujud, pintu perguruan tinggi negeri terbuka jauh lebih lebar bagi anak-anak dari keluarga yang selama ini terhalang biaya. Anak nelayan, anak petani, anak pengemudi ojek online, dan anak pedagang kecil dapat melanjutkan kuliah sampai meraih gelar sarjana tanpa orang tuanya harus menjual aset, berutang, atau menunda cita-cita anaknya. Selama ini, tidak sedikit lulusan SMA dengan nilai baik yang batal mendaftar jalur mandiri semata-mata karena tidak sanggup membayar uang pangkal.

  3. 3. PAN dorong pemerataan akses pendidikan hingga 2045

    WhatsApp Image 2025-10-20 at 15.11.01.jpeg
    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Bagi Zulkifli Hasan, akses ke kampus negeri tidak boleh ditentukan oleh kemampuan ekonomi keluarga maupun daerah asal. "Pendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan. Tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang lahir di kota-kota besar atau keluarga yang mampu saja. Tidak boleh ada diskriminasi dalam pendidikan," katanya.

    Zulkifli Hasan menegaskan mahasiswa hari ini adalah generasi yang akan memimpin Indonesia saat republik ini berusia 100 tahun pada 2045. Karena itu, hambatan biaya kuliah pada hari ini berdampak langsung pada kualitas kepemimpinan nasional di masa depan. PAN menyatakan siap mengawal pembahasan kebijakan kuliah gratis di perguruan tinggi negeri tersebut, baik melalui Fraksi PAN di DPR RI maupun melalui struktur partai di daerah. (WEB)

    *Artikel ini merupakan kerja sama IDN Times dan PAN

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More