Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Eks Sekjen Kementerian Pertanian, Dunan P Siahaan. Ia dipanggil terkait dugaan korupsi pengolahan karet di kementerian Pertanian.
"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait Pengadaan Barang/ Jasa Sarana Fasilitasi Pengolahan Karet pada Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2021-2023," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Kamis (6/11/2025).
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Eks Sekjen Kementan Dipanggil KPK Terkait Kasus Pengolahan Karet

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
1. Diperiksa di Gedung Merah Putih KPK
Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Dunan dijadwalkan diperiksa KPK sebagai saksi. Namun, belum diketahui kehadirannya.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih," ujarnya.
2. Delapan pihak dicegah ke luar negeri
Ilustrasi tersangka KPK (IDN Times/Aryodamar)
Sebagaimana diketahui, KPK mengusut dugaan korupsi pengadaan barang atau jasa sarana pengolahan karet tahun anggaran 2021-2023. Hal itu diungkapkan KPK sejak Desember 2024.
Ada delapan pihak yang sempat dicegah ke luar negeri. Namun, identitasnya tak diungkapkan ke publik.
3. Diduga rugikan negara Rp75 M
Ilustrasi korupsi. (IDN Times/Aditya Pratama)
Sementara penyidikan berjalan, KPK menggeledah sejumlah lokasi. Dari penggeledahan tersebut, KPK menyita uang, dokumen, dan barang bukti elektronik.
Kasus ini diduga merugikan negara Rp75 miliar. Namun, jumlahnya masih bisa berubah
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- KPK Dalami Sumber Ambulans Berlogo BPKH yang Disita dari Satori NasDem06 Nov 2025, 11:56 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Riau Abdul Wahid yang Kena OTT06 Nov 2025, 10:05 WIB
- KPK Sebut Kasus Haji Era Yaqut Tak Mudah, Harus Kedepankan HAM06 Nov 2025, 09:17 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Kenapa Banyak Milenial Nyaman Hidup Tanpa Komitmen? Ini 5 Alasannya29 Sep 2026, 03:00 WIB
Polisi Sebut Remaja Makassar yang Tewas Diduga Ditembak Terlibat Tawuran29 Sep 2026, 01:47 WIB
Propam Periksa 7 Polisi Usut Kematian Rafli yang Tewas Diduga Ditembak29 Sep 2026, 01:21 WIB
Jangan Buang Energi, 5 Tipe Orang Ini Tak Perlu Kamu Jelaskan Apa-Apa29 Sep 2026, 01:00 WIB
Bupati Gowa Tersangka, Polisi Bongkar Keterlibatan Pihak Lain29 Sep 2026, 00:59 WIB
Sejumlah Mobil Operasional Kopdes Terparkir di Area Mall GTC Makassar29 Sep 2026, 00:47 WIB
Munafri Tegaskan Perubahan APBD Makassar Harus Berdampak ke Masyarakat29 Sep 2026, 00:43 WIB
Bupati Gowa Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas29 Sep 2026, 00:42 WIB
Korsel Desak Ukraina Minta Maaf karena Bocorkan Rahasia, Benarkah?28 Sep 2026, 23:10 WIB
Pakistan Sebut Operasi di Balochistan Tewaskan 71 Terduga Teroris28 Sep 2026, 23:00 WIB
Kisah Cinta Mahathir-Hasmah Terpisah Maut Usai 7 Dekade Bersama28 Sep 2026, 22:48 WIB
172 PPDS Unair Diduga Keracunan Makanan, Dirawat di RSUD Dr. Soetomo28 Sep 2026, 22:47 WIB
Thailand Banjir, Seorang WNI Sempat Terjebak di Hotel28 Sep 2026, 22:45 WIB
Hasil Referendum Swiss: Warga Tolak Pengetatan Netralitas Diplomatik28 Sep 2026, 22:27 WIB
KM Virgo Tengkurap di Dasar Laut, Crane 5 Ribu Ton Disiapkan28 Sep 2026, 22:21 WIB
Pakistan Bersiap Kirim Astronaut Pertama ke Stasiun Tiangong28 Sep 2026, 22:08 WIB
Polda Metro Umumkan Hasil Ekshumasi Sutrimo 30 September28 Sep 2026, 22:06 WIB
Menhut: Bujang Raba Contoh Masyarakat Jaga Hutan dari Karhutla28 Sep 2026, 21:52 WIB
Kapal RS TNI AL Evakuasi 11 Warga PNG yang Terapung di Laut Pasifik28 Sep 2026, 21:40 WIB
Pemerintah Italia Larang Burqa dan Batasi Siswa Asing di Sekolah28 Sep 2026, 21:38 WIB