Jakarta, IDN Times – Perwakilan Desk Khusus Papua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Immanuel Gobe, tidak melupakan janji Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan politik di Papua. Namun, setelah dua tahun menjabat, belum ada bukti nyata bahwa janji tersebut telah diwujudkan. Menurut Immanuel, pemerintah justru lebih mengedepankan pendekatan militer dan kepentingan eksploitasi sumber daya alam di Papua.
“Menjadi pertanyaan tersendiri di dua tahun terakhir beliau menjadi presiden, apakah akan menjalankan janjinya untuk menikmati persoalan politik Papua, kita semua saksikan nantI,” ujar Immanuel, dalam Konferensi Pers YLBHI terkait catatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Kamis (19/10/2026).
Adanya penguatan militer, konflik bersenjata, kriminalisasi warga, hingga belum tuntasnya penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM), menunjukkan tingginya impunitas di Papua, yakni situasi ketika pelaku pelanggaran HAM tidak dimintai pertanggungjawaban secara memadai.
Berikut fakta-fakta rezim Prabowo-Gibran di Papua berdasarkan catatan YLBHI.
