Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan besaran penghasilan bukan satu-satunya penentu posisi seseorang dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penjelasan ini merespons keresahan publik terkait anggapan warga bergaji Rp3 juta otomatis masuk kategori desil 10 atau kelompok super kaya.
Gus Ipul menjelaskan, penetapan desil merupakan wewenang penuh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memperhitungkan beragam variabel. Indikator sosial ekonomi yang diukur sangat kompleks, sehingga besaran gaji bulanan tak bisa mendikte status ekonomi seseorang secara tunggal.
"Jadi kita tidak melihat penghasilan ya. Itu nanti yang bisa menjelaskan lebih detail adalah BPS karena BPS yang mengukur dan itemnya itu banyak," kata Gus Ipul di Gedung Kemensos, Selasa (18/8/2026).
