Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gelar Demo Hari Ini, Mahasiswa Trisakti Ajak Kampus Lain Turun Aksi
Ilustrasi - Aksi keprihatinan mahasiswa Universitas Trisakti di depan Tugu Reformasi. (IDN Times/Santi Dewi)
  • Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi bangsa dan mengajak kampus lain ikut berpartisipasi dalam penyampaian aspirasi.
  • Aksi dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB di Tugu Tragedi Trisakti sebelum menuju lokasi utama, dengan peserta mengenakan almamater sebagai simbol solidaritas mahasiswa.
  • Pihak penyelenggara juga membuka donasi perjuangan guna mendukung kebutuhan operasional aksi serta memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian terhadap kepentingan rakyat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12 Mei 1998

Tragedi terjadi di kampus Universitas Trisakti saat mahasiswa berunjuk rasa ditembak aparat. Empat mahasiswa meninggal dunia dan peristiwa ini menjadi awal Reformasi 98.

19 Juni 2026

Mahasiswa Universitas Trisakti mengunggah seruan aksi di media sosial dan mengajak kampus lain serta masyarakat untuk ikut demonstrasi. Mereka dijadwalkan berkumpul pukul 10.00 WIB di Tugu Tragedi Trisakti sebelum berangkat ke DPR.

kini

Mahasiswa membuka donasi perjuangan untuk mendukung operasional aksi dan menegaskan komitmen menjaga kepentingan rakyat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi dan keprihatinan terhadap kondisi Indonesia serta mengajak kampus lain dan masyarakat turut berpartisipasi.
  • Who?
    Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti bersama mahasiswa dari berbagai fakultas, dengan ajakan terbuka kepada mahasiswa kampus lain dan masyarakat umum.
  • Where?
    Aksi dimulai di Tugu Tragedi Trisakti, kawasan Universitas Trisakti Jakarta, sebelum bergerak menuju lokasi utama yang hingga saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Demonstrasi dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, dengan titik kumpul pukul 10.00 WIB di area luar kampus Universitas Trisakti.
  • Why?
    Aksi dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa dan tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal pemerintahan agar berpihak pada kepentingan rakyat.
  • How?
    Kegiatan diawali dengan pengumpulan massa di Tugu Tragedi Trisakti, mengenakan almamater, serta membuka donasi perjuangan untuk mendukung kebutuhan operasional aksi tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari ini banyak kakak mahasiswa dari Trisakti mau demo di Jakarta. Mereka kumpul dulu di kampus dekat tugu Tragedi Trisakti jam sepuluh pagi. Mereka mau bilang ke pemerintah supaya lebih baik buat rakyat. Mereka juga ajak teman kampus lain dan orang-orang ikut. Sekarang mereka lagi siap-siap jalan ke tempat demo.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Aksi mahasiswa Trisakti mencerminkan semangat kepedulian dan tanggung jawab moral generasi muda terhadap bangsa. Melalui ajakan terbuka, mereka menegaskan pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi serta solidaritas sosial yang kuat. Penggunaan simbol Tugu Tragedi Trisakti juga menunjukkan penghormatan terhadap sejarah perjuangan dan nilai-nilai reformasi yang tetap hidup hingga kini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mahasiswa kembali turun ke jalan untuk menyuarakan pendapatnya. Kali ini datang dari mahasiswa Universitas Trisakti Jakarta. Mereka akan menyampaikan aspirasinya tentang keprihatinan kondisi Indonesia sekarang ini.

"Berangkat dari semangat perjuangan dan kepedulian terhadap kondisi bangsa, Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti mengajak seluruh mahasiswa untuk turut hadir dalam aksi penyampaian aspirasi sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi," tulis Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti melalui akun di media sosialnya, dikutip Jumat (19/6/2026).

1. Mengajak masyarakat turut serta

Ilustrasi pintu gerbang Universitas Trisakti di Jakarta Barat. (IDN Times/Linda Juliawanti)

Dalam unggahan berjudul "Seruan Turun Aksi" tersebut, mahasiswa Trisakti mengajak masyarakat turut serta dalam demonstrasi sebagai wujud tanggung jawab bersama mengawal pemerintahan Prabowo Subianto.

"Mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal jalannya pemerintahan serta memastikan setiap kebijakan berpihak kepada kepentingan rakyat," tulis mereka.

2. Berkumpul di depan kampus sebelum berangkat ke DPR

Mahasiswa dengan foto empat korban mengikuti Peringatan 18 Tahun Tragedi 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta, Kamis (12/5/2016). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama/16)

Sebelum mahasiswa Trisakti berdemonstrasi, mereka terlebih dahulu berkumpul pada pukul 10.00 WIB di Tugu Tragedi Trisakti yang masih berada di area lingkungan kampus.

"Jumat, 19 Juni 2026, pukul 10.00 WIB, titik kumpul: Tugu Luar Universitas Trisakti, dresscode: almamater," tulis seruan aksi tersebut.

Kendati belum diketahui titik pusat demonstrasi, apakah di depan gedung DPR RI atau depan Istana. IDN Times mencoba mengonfirmasi pihak Kepresidenan Mahasiswa Trisakti, tetapi mereka belum merespons hingga berita ini ditayangkan.

Tugu Tragedi Trisakti merupakan simbol pergerakan mahasiswa yang kini menjadi museum Reformasi 1998. Reformasi 98 bermula dari tragedi di kampus Universitas Trisakti pada 12 Mei 1998.

Mahasiswa yang sedang berunjuk rasa ditembak aparat. Empat mahasiswa Trisakti meninggal dunia akibat peluru tajam, yang kini disematkan sebagai pahlawan Reformasi 98.

3. Membuka donasi perjuangan

ilustrasi donasi (freepik.com/freepik)

Selain itu, mereka juga membuka donasi perjuangan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan operasional aksi mahasiswa tersebut.

"Setiap kontribusi yang diberikan merupakan wujud solidaritas dan komitmen bersama dalam mengawal kepentingan rakyat. Mari satukan langkah, kuatkan solidaritas, dan tunjukkan bahwa mahasiswa tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran, keadilan, dan kepentingan masyarakat. Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!" tulisnya.

Editorial Team

Related Article