Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka temui sekelompok mahasiswa saat meninjau Pasar Tumpah Mamasa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026)(dok. Setwapres)
  • Gibran menemui perwakilan organisasi mahasiswa di Mamasa untuk mendengarkan aspirasi terkait generasi muda dan pembangunan daerah.

  • Mahasiswa menyampaikan kebutuhan perguruan tinggi negeri serta perbaikan pendataan desil penerima bantuan sosial.

  • Aspirasi lain mencakup rumah pemuda, fasilitas budaya dan kesenian, serta Balai Latihan Kerja.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin 02/11/2026

Gibran meninjau Pasar Tumpah Mamasa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Di sela kunjungan, ia menemui perwakilan organisasi mahasiswa dan mendengarkan aspirasi mereka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gibran menemui perwakilan organisasi mahasiswa dan mendengarkan aspirasi tentang peningkatan SDM, bantuan sosial, serta fasilitas generasi muda.
  • Who?
    Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa.
  • Where?
    Pasar Tumpah Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
  • When?
    Senin 02/11/2026.
  • Why?
    Mahasiswa menyampaikan kebutuhan generasi muda dan pembangunan daerah, termasuk pendidikan tinggi, bantuan sosial, serta fasilitas pengembangan minat dan bakat.
  • How?
    Gibran secara spontan menemui mahasiswa yang telah menunggunya, lalu berdialog dan menerima aspirasi yang disampaikan secara lisan serta tertulis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gibran bertemu mahasiswa di Mamasa, Sulawesi Barat. Mereka bercerita tentang sekolah tinggi, bantuan sosial, tempat untuk berkesenian, dan tempat belajar kerja. Gibran mendengarkan semua masukan itu. Ada juga masalah data bantuan yang tidak tepat. Mahasiswa memberikan aspirasi tertulis untuk diperhatikan pemerintah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertemuan ini membuka ruang bagi mahasiswa Mamasa untuk menyampaikan langsung kebutuhan daerah kepada pemerintah. Aspirasi tentang pendidikan tinggi, pendataan bantuan sosial, fasilitas budaya, rumah pemuda, dan pelatihan kerja menunjukkan adanya perhatian pada pengembangan generasi muda sekaligus penguatan potensi masyarakat setempat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau Pasar Tumpah Mamasa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026).

Di sela-sela kunjungan itu, Gibran secara spontan menemui sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa yang telah menunggunya untuk mendengarkan langsung beberapa aspirasi mereka terkait kebutuhan generasi muda dan pembangunan daerah.

Dalam dialog tersebut, sejumlah isu mengemuka. Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan bantuan sosial, hingga penyediaan fasilitas untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda.

1. Wapres sambut berbagai masukan

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka temui sekelompok mahasiswa saat meninjau Pasar Tumpah Mamasa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026)(dok. Setwapres)

Gibran pun menyambut berbagai masukan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan juga mencakup peningkatan akses pendidikan tinggi, perbaikan pendataan penerima bantuan sosial, serta penyediaan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat.

Salah seorang mahasiswa menyampaikan harapan agar Kabupaten Mamasa memiliki perguruan tinggi negeri. Menurutnya, keberadaan kampus negeri akan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM di daerah.

“Kabupaten Mamasa ini masih tertinggal terkait SDM. Kami berharap bahwa ke depannya Kabupaten Mamasa ada kampus negeri di sini,” ujar dia.

2. Mahasiswa menyoroti persoalan pendataan desil yang jadi salah satu dasar penentuan penerima bantuan sosial

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka saat meninjau RSUD Kondosapata di Dusun Katoing, Desa Penanian, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Senin (2/11/2026)(Dok. Setwapres)

Selain akses pendidikan tinggi, mahasiswa juga menyoroti persoalan pendataan desil yang menjadi salah satu dasar penentuan penerima bantuan sosial. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah dalam proses pendataan dan pemutakhiran data agar kondisi masyarakat setempat dapat terakomodasi secara lebih akurat.

“Terkait desil, kami harap data pengelompokkan desil ini kembalikan ke daerah. Jangan dari pusat menurunkan desil,” ujar dia.

Merespons hal tersebut, Gibran mengakui masih terdapat persoalan ketidaktepatan data desil yang berdampak pada perubahan status penerima bantuan sosial. Dia mencontohkan adanya masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan, tetapi kemudian tidak lagi mendapatkannya akibat kesalahan dalam pengelompokan desil.

“​​Kemarin ada kasus, desilnya salah, yang sebelumnya menerima bantuan, sekarang tidak menerima bantuan. Itu ada masa sanggah,” kata dia.

3. Mahasiswa mengusulkan pembangunan rumah aspirasi pemuda serta fasilitas kebudayaan dan kesenian

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka saat meninjau RSUD Kondosapata di Dusun Katoing, Desa Penanian, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Senin (2/11/2026)(Dok. Setwapres)

Aspirasi lainnya berkaitan dengan kebutuhan ruang aktualisasi bagi generasi muda Mamasa. Mahasiswa mengusulkan pembangunan rumah aspirasi pemuda serta fasilitas kebudayaan dan kesenian. Hal ini dinilai penting mengingat Mamasa memiliki kekayaan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan melalui keterlibatan generasi muda.

“Kami juga berharap banyak bisa dibangun rumah aspirasi bagi pemuda di sini, untuk mengekspresikan soal minat dan bakat, kami kekurangan bangunan di sini, gedung budaya kesenian dan sebagainya, karena Kabupaten Mamasa ini daerah budaya, tapi tidak ada ruang untuk menyampaikan itu bagi generasi muda,” kata dia.

Di samping itu, mahasiswa turut menyampaikan perlunya pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) guna meningkatkan keterampilan dan kesiapan tenaga kerja lokal dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja. Berbagai aspirasi lainnya juga disampaikan secara tertulis kepada Wapres sebagai bahan perhatian pemerintah dalam mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Mamasa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article