Jakarta, IDN Times – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas partai politik untuk mendorong keterwakilan perempuan di parlemen mencapai target 30 persen di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Acara ini melibatkan berbagai pihak di antaranya politisi perempuan, pemerintah, penyelenggara pemilu, akademisi, hingga pegiat demokrasi guna mencari solusi atas berbagai tantangan yang masih menghambat keterpilihan perempuan dalam pemilu.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. Hadir pula Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Ketua Umum KPPG Hetifah Sjaifudian, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Amurwani Dwi Lestariningrum, serta anggota DPR RI perempuan Fraksi Partai Golkar.
Sarasehan juga menghadirkan sejumlah pakar di bidang demokrasi dan kepemiluan, yakni Peneliti Utama BRIN Siti Zuhro, Komisioner KPU RI Iffa Rosita, Wakil Koordinator Maju Perempuan Indonesia sekaligus Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini, serta Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership Indonesia (DEEP Indonesia) Neni Nur Hayati.
