Jakarta, IDN Times - Golkar merupakan salah satu partai pengusung pasangan capres-cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
Suara Prabowo-Gibran sementara unggul lebih dari 55 persen, berdasarkan data real count Komisi Pemilihan Umum (KPU RI), Senin (19/2/2024) pukul 15.00 WIB. Golkar juga berada di posisi kedua Pileg 2024, dengan memperoleh suara 9.374.954 atau 14,62 persen.
Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Indonesia Maju sekaligus politikus Golkar, Agus Gumiwang Kartasmita, membuka opsi partainya meminta jatah lebih banyak kepada Prabowo-Gibran dibanding era Jokowi.
"Ya logikanya sih seperti itu ya (dapat jatah menteri lebih banyak), tetapi nanti itu kan tergantung dari presiden terpilih," ujar Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Meski demikian, kata Agus, usulan jatah menteri tergantung ketua umum partai politik dan hak prerogratif presiden.
"Kalau menteri itu urusannya ketua umum yang mengusulkan, yang mengusulkan menteri itu ketua umum, tapi menteri itu kan hak prerogatif dari presiden, termasuk sekarang presiden terpilih," kata dia.
Diketahui, Golkar menempatkan tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo-Ma'ruf Amin yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotjedjo.
