Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ini Skema Ketat Penyambutan Jemaah Haji Kloter Pertama di Madinah
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Budi Agung Nugrohi menjelaskan skema sambut jemaah haji kloter pertama di Kantor Danker Madinah, Senin (20/4/2026). (Dok. Media Center Haji 2026).
  • PPIH Arab Saudi menyiapkan seluruh layanan haji, termasuk akomodasi, konsumsi, dan transportasi, menjelang kedatangan kloter pertama jemaah Indonesia di Madinah pada 22 April 2026.
  • Skema fast track di Bandara Embarkasi Jakarta-Garuda mempercepat proses keimigrasian, sementara penyambutan resmi jemaah dilakukan di hotel dengan kehadiran Dubes RI dan Konjen RI.
  • Jemaah langsung menuju hotel tanpa transit, tinggal 8–9 hari untuk ibadah Arbain, serta mendapat layanan konsumsi penuh sebanyak 27 kali sebelum bergeser ke Makkah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PPIH Arab Saudi menyiapkan skema ketat untuk menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia kloter pertama di Madinah, mencakup layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan pengaturan pergerakan dari bandara hingga hotel.
  • Who?
    Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama 682 petugas dari Jakarta, dipimpin oleh Budi Agung Nugroho, dengan rencana kehadiran Duta Besar RI dan Konsul Jenderal RI dalam penyambutan perdana.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Bandara Madinah dan area Daerah Kerja (Daker) Madinah, termasuk hotel-hotel tempat jemaah akan menginap selama menjalankan ibadah Arbain di Kota Nabi.
  • When?
    Kedatangan kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026 pukul 06.50 waktu setempat setelah berangkat dari Jakarta pukul 00.45 WIB dengan penerbangan GA-7301 menuju Bandara Madinah.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses kedatangan jemaah berjalan tertib, aman, dan nyaman sejak tiba di Tanah Suci serta mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
  • How?
    PPIH menerapkan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Petugas haji di Arab Saudi sudah siap menjemput orang Indonesia yang mau haji. Mereka datang pertama kali ke Madinah tanggal 22 April 2026 pagi. Ada banyak petugas yang bantu supaya semua berjalan rapi, dari bandara sampai hotel. Orang-orang nanti langsung ke hotel, makan teratur, dan tinggal sembilan hari sebelum ke Makkah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Persiapan menyambut jemaah haji Indonesia menunjukkan komitmen tinggi PPIH dalam menghadirkan layanan yang tertib dan nyaman. Skema fast track mempercepat proses keimigrasian, sementara pengaturan pergerakan jemaah secara berkelompok menjaga ketertiban sejak bandara hingga hotel. Dengan layanan konsumsi penuh selama di Madinah, kesiapan ini mencerminkan koordinasi matang dan perhatian pada kesejahteraan jemaah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Persiapan penyambutan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan, seluruh layanan telah difinalisasi menjelang kedatangan kloter pertama yang dijadwalkan tiba pada 22 April 2026.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Budi Agung Nugroho, menegaskan kesiapan mencakup seluruh aspek penting, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi. Sebanyak 682 petugas PPIH dari Jakarta juga telah disebar ke Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara untuk memastikan proses kedatangan berjalan lancar.

1. Skema fast track percepat proses di bandara

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Budi Agung Nugrohi menjelaskan skema sambut jemaah haji kloter pertama di Kantor Danker Madinah, Senin (20/4/2026). (Dok. Media Center Haji 2026).

Embarkasi Jakarta-Garuda (JKG) kembali mendapatkan fasilitas fast track tahun ini, sehingga proses keimigrasian di bandara menjadi jauh lebih cepat.

Budi menjelaskan, jemaah kloter pertama dijadwalkan mendarat di Madinah pada 22 April 2026 pukul 06.50 waktu setempat.

“Karena skema fast track, di bandara kami hanya menyambut sekilas. Sambutan resmi yang lebih besar akan dilakukan saat jemaah tiba di hotel di Madinah,” ujar Budi saat ditemui di Kantor Daker Madinah.

Ia juga menyebutkan bahwa Duta Besar RI untuk Arab Saudi dan Konsul Jenderal RI direncanakan turut hadir dalam penyambutan perdana tersebut.

2. Pergerakan jemaah diatur ketat dari bandara ke hotel

Ilustrasi - Jemaah haji Indonesia tiba di Bandara Jeddah, Arab Saudi. (Media Center Haji)

PPIH memberikan perhatian khusus pada alur pergerakan jemaah dari bandara menuju transportasi darat. Pengaturan dilakukan secara sistematis untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan.

“Kami mengatur pergeseran dari bandara ke bus dilakukan per regu dan per rombongan. Tujuannya, agar saat masuk bus hingga pembagian kamar hotel, jemaah tetap dalam ikatan kelompoknya. Ini kunci ketertiban,” tegas Budi.

Dalam skema ini, PPIH bekerja sama dengan Nusuk Marhaban dan Syarikah Duyuf Al-Bait. Sementara itu, penanganan bagasi dipercayakan kepada syarikah SBS guna memastikan barang bawaan jemaah aman hingga sampai di hotel.

3. Jemaah langsung ke hotel dan dapat layanan konsumsi penuh

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Budi Agung Nugrohi menjelaskan skema sambut jemaah haji kloter pertama di Kantor Danker Madinah, Senin (20/4/2026). (Dok. Media Center Haji 2026).

Tidak ada skema transit bagi jemaah kloter pertama. Setibanya di Madinah, mereka langsung diarahkan menuju hotel yang telah dikontrak.

Selama di Kota Nabi, jemaah dijadwalkan tinggal selama 8 hingga 9 hari untuk menjalankan ibadah Arbain. Selama periode tersebut, kebutuhan konsumsi menjadi salah satu prioritas utama.

“Jemaah akan mendapatkan layanan konsumsi maksimal sebanyak 27 kali selama di Madinah. Setelah hari kesembilan, barulah mereka akan digeser menuju Makkah untuk persiapan puncak haji,” pungkas Budi.

Adapun detail perjalanan kloter perdana (JKG-01) adalah sebagai berikut:

  • Waktu berangkat: 22 April 2026 pukul 00.45 WIB

  • Nomor penerbangan: GA-7301

  • Bandara tujuan: Madinah (MED)

  • Estimasi tiba: 22 April 2026 pukul 06.50 waktu Arab Saudi

Dengan skema yang telah disiapkan secara menyeluruh, PPIH berharap proses kedatangan jemaah haji Indonesia tahun ini dapat berjalan tertib, aman, dan nyaman sejak pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Editorial Team