Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jaksa Agung Tegaskan Sinergi Polri-Kejagung Menentukan Keadilan di Masyarakat
Jaksa Agung ST Burhanuddin (kiri) dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam jumpa pers di Kejagung. (IDN Times/Amir Faisol).
  • ST Burhanuddin menekankan sinergitas Polri dan Kejagung sebagai sesama lembaga penegak hukum di Indonesia.

  • Penyidikan, penuntutan, dan putusan dinilai saling berkaitan untuk mewujudkan keadilan masyarakat.

  • Kunjungan resmi Kapolri Suyudi ke Kejagung menjadi momentum menjaga silaturahmi, sinergi, dan kolaborasi kedua institusi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (2/10/2026)

Suyudi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selasa (13/10/2026)

Kapolri mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pertemuan itu disebut sebagai kunjungan resmi antarlembaga sebelumnya.

Rabu (14/10/2026)

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung. Kunjungan tersebut bertujuan menjaga sinergi dan kolaborasi antara Polri dan Kejagung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    ST Burhanuddin menekankan sinergitas dan kolaborasi antara Polri dan Kejagung dalam penegakan hukum.
  • Who?
    Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama jajaran pejabat utama masing-masing institusi.
  • Where?
    Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.
  • When?
    Rabu (14/10/2026).
  • Why?
    Untuk menjaga sinergi dan kolaborasi serta mendukung penyidikan, penuntutan, dan putusan yang baik bagi keadilan masyarakat.
  • How?
    Melalui kunjungan resmi, silaturahmi, dan pertemuan antara pimpinan serta jajaran Polri dan Kejagung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pada Rabu, Kapolri Suyudi datang ke Kejaksaan Agung menemui Jaksa Agung Burhanuddin. Mereka membawa beberapa pejabat dan ingin menjaga hubungan baik serta kerja sama. Burhanuddin berkata penyidik dan penuntut harus bekerja bersama supaya putusan pengadilan bagus dan keadilan masyarakat tetap diperhatikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertemuan Polri dan Kejagung membuka ruang koordinasi antarlembaga penegak hukum melalui silaturahmi dan kolaborasi. Penekanan pada keterkaitan penyidikan, penuntutan, dan putusan juga menunjukkan perhatian terhadap proses hukum yang saling terhubung serta tujuan menghadirkan keadilan bagi masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin menekankan pentingnya sinergitas antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai sesama lembaga penegak hukum di Indonesia. Sinergitas kedua lembaga diharapkan mampu mewujudkan keadilan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan ST Burhanuddin saat menerima Kapolri Jenderal Suyudi dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polri di Gedung Utama Kejagung, Jakarta, pada Rabu (14/10/2026).

"Hari ini kami kedatangan Pak Kapolri dan Wakapolri beserta PJU yang lain. Tentunya kedatangan (Kapolri) ke kami adalah dalam rangka menjalin silaturahmi dan sekaligus mensinergikan," kata dia, Jakarta.

Jaksa Agung turut menyoroti pentingnya peran penyidik dan pentuntut umum yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya dalam hal penegakan hukum. Menurut dia, sinergitas keduanya sangat penting untuk menghasilkan putusan yang baik. Putusan yang bagus berdampak langsung terhadap keadilan masyarakat.

"Kami selalu mengatakan, hasil penyidikan yang bagus akan menghasilkan penuntutan yang bagus, hasil penuntutan yang bagus akan menghasilkan putusan yang bagus. Dan ini adalah untuk keadilan masyarakat," kata dia.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, pada Rabu (14/10). Dalam kesempatan itu, Suyudi membawa jajaran baru pejabat utama (PJU) Polri.

Ini menjadi kunjungan resmi pertama Suyudi ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, pada Kamis (2/10/2026). Sementara, pertemuan ini menjadi kunjungan resmi antarlembaga kedua setelah sebelumnya Kapolri mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa (13/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Suyudi didampingi sejumlah petinggi Polri lainnya, di antaranya Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat, Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin, Kadiv Propam Polri Irjen Nazly Harahap, dan Kakortas Tipidkor Irjen Arie Ardian Rishadi.

Adapun, Burhanuddin didampingi oleh Wakil Jaksa Agung, Asep Nana Mulyana; Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Leonard Eben Ezer; Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Kuntadi; Kabadiklat Kejagung, Harli Siregar.

Suyudi menyebut, kunjungannya ke Kejagung bertujuan menjaga sinergi dan kolaborasi antara kedua institusi sebagai lembaga penegak hukum di republik ini.

"Kami tentunya ingin membangun silaturahmi dan sinergitas yang baik," ujarnya dalam jumpa pers usai pertemuan tertutup di Kejagung.

Curated For You

Editorial Team

Related Article