Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapolda Sulsel Lapor Prabowo, Ada 17 Orang Jadi Tersangka Karhutla
Presiden Prabowo Subianto rapat penanggulangan karhutla di Sumatra Selatan (Youtube.com/Sekretariat Presidn)
  • Kapolda Sumatra Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa 17 tersangka karhutla telah ditahan dari penanganan 15 laporan polisi.
  • Polda Sumatra Selatan mengedukasi kepala desa agar warga tidak membakar lahan. Mayoritas pelaku mengaku pembakaran dipilih karena dianggap cepat dan mudah untuk membuka lahan.
  • Selain pembukaan lahan, pembakaran tebu dilakukan untuk meningkatkan rendemen menjelang panen. Prabowo meminta kepolisian menindak tegas dan menangkap pelaku karhutla.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
24 Agustus 2026

Kapolda Sumatra Selatan melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa 17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka karhutla. Prabowo meminta polisi menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Polda Sumatra Selatan menangani 15 laporan polisi kebakaran hutan dan lahan serta telah menetapkan dan menahan 17 tersangka.
  • Who?
    Irjen Pol Sandi Nugroho melaporkan penanganan perkara kepada Presiden Prabowo Subianto; 17 tersangka telah ditahan oleh Polda Sumatra Selatan.
  • Where?
    Penanganan perkara berlangsung di wilayah Sumatra Selatan. Rapat penanganan karhutla dipimpin Presiden Prabowo di Jakarta.
  • When?
    Laporan disampaikan Senin, 24 Agustus 2026, saat rapat penanganan karhutla berlangsung.
  • Why?
    Mayoritas pelaku diduga membakar untuk membuka lahan secara cepat. Sebagian terkait kebun tebu, dengan alasan pembakaran dapat meningkatkan rendemen dan rasa manis tebu menjelang panen.
  • How?
    Polda Sumatra Selatan melakukan penyidikan, menahan tersangka, serta mengedukasi kepala desa agar masyarakat tidak membakar lahan. Presiden meminta polisi menindak tegas pelaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi di Sumatra Selatan menangkap 17 orang karena membakar hutan dan tanah. Mereka diduga membakar supaya cepat membuka kebun. Ada juga yang membakar tebu agar lebih manis saat dipanen. Pak Prabowo bertanya kenapa mereka melakukannya. Polisi sudah mengingatkan warga jangan membakar tanah, dan pelakunya akan ditindak tegas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penanganan karhutla di Sumatra Selatan memperlihatkan adanya respons yang terkoordinasi: kepolisian telah memproses 15 laporan, menahan 17 tersangka, serta mengedukasi kepala desa agar pembakaran lahan tidak dilakukan. Pertanyaan Presiden mengenai motif pelaku juga memberi ruang bagi penegakan hukum yang lebih terarah, sementara peringatan atas dampak lintas wilayah menegaskan perhatian pada pencegahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kapolda Sumatra Selatan (Sulsel), Irjen Pol Sandi Nugroho, melapor kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa ada 17 orang yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (24/8/2026).

Hal itu disampaikan Sandi saat Presiden Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla di Sumatra Selatan.

"Dari kegiatan yang kami pantau dan kami laksanakan saat ini menangani kasus sebanyak 15 LP, selama karhutla terjadi dan telah kami tahan 17 tersangka," ujar Sandi.

Sandi mengatakan, Polda Sumatra Selatan juga sudah melakukan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh kepala desa agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menanyakan kepada Sandi mengenai motif pelaku pembakaran hutan dan lahan.

"Motivasi mereka apa?" tanya Prabowo.

Sandi menjelaskan, mayoritas pelaku menjawab, mereka ingin membuka lahan dan dengan cara dibakar, dianggap bisa dengan mudah dan cepat.

"Seperti tadi malam, ada yang ditangkap ada 2 tempat, 1 membuka lahan yang satu lagi karena ada kebun tebu punya PTPN, ada anomali tebu itu, kalau sudah waktunya mau di panen apabila di bakar, rendemen akan semakin banyak dan rasanya semakin manis," ujar Sandi.

"Tapi itu sudah kami ingatkan sejak awal, itu tidak boleh karena berdampak pada wilayah lainnya," sambungnya.

Prabowo kemudian meminta polisi untuk menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan.

"Itu harus ditindak tegas, ditangkap kalau perlu," ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article