Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kejagung Periksa Ferry Hongkiriwang dan Tan Kian Kasus TPPU Febrie
Tan Kian (rompi coklat) tersangka kasus ASABRI yang lolos ditangkap Kortas Tipikor Mabes Polri - Ditkrimsus Polda Metro di Penthouse Capital Apartemen Pacific Place (Dok. Istimewa)
  • Kejagung memeriksa pengusaha Ferry Hongkiriwang dan Taipan Tan Kian sebagai saksi dalam perkara TPPU yang menjerat Febrie Adriansyah.
  • Tim 9 Kejagung memanggil sekitar 10 saksi pada 30 Juli 2026, sementara identitas saksi lainnya belum disampaikan kepada publik.
  • Febrie Adriansyah ditetapkan tersangka TPPU terkait 74 kilogram emas dan Rp476 miliar, lalu ditahan 20 hari di Rutan KPK Jakarta cabang Jakarta Timur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kejaksaan Agung memeriksa Ferry Hongkiriwang dan Tan Kian. Mereka ditanya soal dugaan menyembunyikan uang Rp476 miliar dan emas 74 kilogram. Febrie Adriansyah sudah jadi tersangka dalam kasus ini. Ia ditahan selama 20 hari di tempat tahanan KPK Jakarta. Hari ini, ada 10 orang saksi yang dipanggil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa seorang pengusaha asal Sulawesi Tengah, Ferry Hongkiriwang atau Ferry Boboho dan Taipan Tan Kian, terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) 74 kilogram emas dan uang Rp476 miliar dengan tersangka Febrie Adriansyah.

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Rudi Margono, mengatakan keduanya telah memenuhi panggilan penyidik Tim 9 Kejagung pada hari ini, Kamis (30/7/2026).

“Iya (Tan Kian diperiksa), Ferry Hongkiriwang masih (diperiksa),” kata Rudi di Kejagung.

Rudi menjelaskan, hari ini Tim 9 memanggil 10 saksi. Namun ia belum bisa menyebutkan siapa saja mereka.

“Kalau gak salah 10, nanti daftarnya tak share ke Kapuspen,” kata Ferry.

Pantauan IDN Times di Kejagung, Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto tiba di Kejagung pukul 13.20 WIB. Namun Totok enggan memberikan keterangan.

Sebelumnya, Kejagung menetapkan Febrie sebagai tersangka dalam kasus TPPU emas 74 kilogram dan uang Rp476 miliar pada Jumat, 24 Juli 2026.

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditetapkan tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 yang diterbitkan Tim 9 pada 20 Juli 2026.

“Saudara FA telah ditetapkan tersangka (TPPU) dan dilakukan penahanan 20 hari ke depan di Rutan KPK Jakarta cabang Jakarta Timur,” kata Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Rudi Margono di Kejagung, Jumat, 24 Juli 2026.

Pantauan IDN Times, Febrie keluar dari gedung Utama Kejagung pukul 23.00 WIB tanpa memakai rompi tahanan dan borgol. Ia dibawa menuju KPK menggunakan mobil tahanan Jampidsus.

Curated For You

Editorial Team

Related Article