Jakarta, IDN Times - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus berjalan di tengah kritik Greenpeace Indonesia terhadap upaya pemerintah. Kemenhut menyebut telah mengerahkan personel untuk pemadaman, memperkuat keterlibatan masyarakat, serta menindak perusahaan yang melanggar ketentuan.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengatakan, penilaian terhadap penanganan karhutla perlu mempertimbangkan upaya yang dilakukan petugas di lapangan. Meski demikian, ia mengakui penanganan kebakaran masih perlu diperkuat agar dampaknya terhadap masyarakat dapat dikurangi.
“Kami menghormati kritik sebagai bagian dari pengawasan publik. Namun, anggapan bahwa pemerintah tidak bekerja mengabaikan fakta dan perjuangan petugas serta masyarakat di garis depan. Manggala Agni, Polisi Kehutanan, petugas taman nasional, TNI, Polri, dan pemerintah daerah terus berjibaku bersama Masyarakat Peduli Api, Kelompok Tani Hutan, masyarakat adat, serta relawan untuk memadamkan api dan melindungi warga. Kerja keras ini terus kami perkuat, karena tanggung jawab kami adalah memastikan kebakaran terkendali dan masyarakat terlindungi,” ujar Rohmat dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2026).
