Jakarta, IDN Times - Modernisasi alutsista bagi tentara Indonesia terus dilakukan oleh pemerintah. Kini Kementerian Pertahanan tengah membidik alutsista baru yakni Helikopter AW 149 untuk memperkuat pertahanan TNI Angkatan Laut (AL).
Ketika dikonfirmasi ke Kementerian Pertahanan, mereka membenarkan sedang membidik alutsista berupa helikopter. Namun, mereka tidak merespons ketika ditanya jumlah helikopter yang dibidik. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait mengatakan, proses kerja sama yang terjadi antara Kemhan dan perusahaan penerbangan asal Italia, Leonardo, terkait pengadan Helikopter AW 149 masih dalam tahap penandatanganan Letter of Intent (LOI).
"Saat ini yang telah ditanda tangani adalah Letter of Intent sebagai bagian dari tahapan penjajakan kerja sama," ungkap Rico di dalam keterangan pada Kamis (23/7/2026).
Jenderal bintang satu itu mengatakan, di dalam LoI itu tidak hanya membahas mengenai pengadaan alutsista saja. Di dalamnya juga mencakup pengembangan dukungan teknis, pemeliharaan, pelatihan serta peningkatan kemampuan industri pertahanan di dalam negeri.
Ketika ditanya kapan proses pembelian itu akan berlangsung, Rico tak merespons. Begitu juga saat ditanya apakah helikopter itu akan ditempatkan di dek kapal induk Giuseppe Garibaldi milik Indonesia.
"Pada prinsipnya, setiap pengadaan alutsista dilaksanakan dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap kebutuhan operasional TNI, keunggulan teknologi, dukungan logistik dan pemeliharaan sepanjang siklus hidup alutsista serta peluang pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan industri pertahanan nasional," tutur dia.
