Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kepala BGN Akui Pengadaan Motor Listrik untuk MBG, Berapa Jumlahnya?
Kepala BGN Dadan Hindayana saat jumpa pers di Kota Bogor, Sabtu (28/2/2026). IDN Times/Linna Susanti.
  • Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan pengadaan motor listrik merupakan bagian dari anggaran 2025 untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Dadan menegaskan motor belum didistribusikan karena masih menunggu proses administrasi sebagai Barang Milik Negara sebelum digunakan oleh Kepala SPPG.
  • Isu pengadaan 70.000 unit dibantah sebagai hoaks; realisasi sebenarnya mencapai 21.801 unit dari total pesanan 25.000 unit dengan nilai sekitar Rp1,2 triliun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Viral sejumlah video yang menampilkan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) di media sosial. Hal ini ditanggapi oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, yang menjelaskan pengadaan motor itu merupakan bagian dari perencanaan anggaran 2025 dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

1. Motor belum didistribukan

Kepala BGN Dadan Hindayana saat sampai di lokasi jumpa pers di Kota Bogor, Sabtu (28/2/2026). IDN Times/Linna Susanti.

Meski demikian, Dadan memastikan motor tersebut hingga saat ini belum didistribusikan ke pihak terkait. Menurutnya, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," kata Dadan.

2. Klaim pengadaan 70 ribu unit adalah hoaks

Motor listrik MBG bercap BGN. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dia juga mengatakan, proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025. Sementara itu, terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70 ribu unit, Dadan menegaskan kabar tersebut tidak benar atau hoaks.

"Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di 2025," kata Dadan.

3. Minta masyarakat pahami itu bagian dari pelaksanaan program MBG

Motor listrik MBG bercap BGN. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dia meminta masyarakat paham, pengadaan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.

Data pengadaan 2025 yang dipublikasikan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menunjukkan Badan Gizi Nasional mengalokasikan sekitar Rp1,2 triliun untuk pembelian sepeda motor listrik, di luar ongkos kirim. Pengadaan dilakukan melalui e-Katalog 6.0 dari Yasa Artha Trimanunggal yang menawarkan produk Emmo Mobility.

Melansir dari Instagram emmo.mobility, kantor berada di Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan alamat yang sama dengan PT Kaisar Motorindo Industri.

Editorial Team