Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ketua KPU Dapat Kue Ultah dari PSI: Saya yang Siapkan Sendiri!
Hasyim Asya'ri saat membuka debat kelima capres di JCC pada Minggu (4/2/2024). (youtube.com/tvOne Digital TV POOL)

Jakarta, IDN Times - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari, buka suara soal tudingan mendapat hadiah spesial berupa kue ulang tahun dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di sela-sela rapat pleno rekapitulasi tingkat nasional di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.

Diketahui, rekaman video pemberian kue saat Hasyim ulang tahun itu viral, usai diunggah akun media sosial caleg PSI daerah pemilihan (Dapil) Jakarta II, Marsha Damita Siagian.

"Oh itu kue yang nyiapin saya sendiri. Dia (caleg PSI) hanya ikut memvideo dan ikut makan," ujar Hasyim kepada awak media, Rabu (20/3/2024).

1. Dihadiri saksi peserta pemilu lainnya

Lambang Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Hasyim memastikan momen tersebut juga dihadiri saksi dari perwakilan peserta Pemilu 2024 lainnya.

"Semua juga hadir saksi-saksi di sini. Tidak ada PSI ngasih kue, tidak ada. Kue dari saya sendiri dan saya menyuguhkan di arena pleno. Bahwa mau memvideokan, tanya yang memvideokan," ungkapnya.

2. Pemberian kue jadi sorotan KPK

Mantan Jubir KPK, Ali Fikri (IDN Times/Aryodamar)

Sebelumnya, Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, turut menyoroti pemberian kue tersebut. Menurut dia, seharusnya Hasyim melaporkan pemberian kue ulang tahun itu apabila benar dari peserta pemilu.

"Iya, itu jelas ada, apa, satu yang jelas benturan kepentingan. Itu, kan, sudah sangat jelas, karena, kan, memang kewenangan dari KPU kemudian partai ini kan sejalan. Suatu saat ada kepentingan yang bisa berhadapan," kata Ali dalam keterangannya di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (19/3/2024).

"Sehingga ketika menerima apa pun yang berhubungan seperti itu ya seharusnya melapor kepada KPK," sambungnya.

3. Penerimaan kue bisa timbulkan benturan kepentingan

Ilustrasi kue ulang tahun (unsplash.com/Richard Burlton)

Lebih lanjut, kata Ali, penerimaan kue ulang tahun berisiko menimbulkan benturan kepentingan, mengingat, KPU sebagai lembaga negara bertugas menghitung hasil perolehan suara partai peserta. Di sisi lain, partai politik memiliki kepentingan meraup suara sebanyak mungkin.

"Karena kan memang kewenangan dari KPU, kemudian partai ini kan sejalan. Suatu saat ada kepentingan yang bisa berhadapan," ujar Ali.

Curated For You

Editorial Team

Related Article