Jakarta, IDN Times - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak pemerintah mengevaluasi pendekatan keamanan di Papua setelah serangkaian kekerasan yang menewaskan warga sipil, aparat, hingga pilot pesawat perintis dalam beberapa hari terakhir.
Sorotan utama Komnas HAM tertuju pada kematian Melkiana Duwitau, perempuan yang sedang hamil sekitar tujuh bulan, bersama bayi dalam kandungannya saat terjadi kontak senjata di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Menurut Komnas HAM, insiden tersebut menunjukkan konflik bersenjata telah semakin membahayakan warga sipilm
"Baik aparat keamanan maupun kelompok bersenjata memiliki kewajiban untuk tidak melibatkan atau membahayakan penduduk sipil dalam operasi maupun aktivitas bersenjata mereka," kata lembaga tersebut, Senin (6/7/2026).
