Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mahasiswa Gelar Demo di DPR hingga Monas, 6.675 Personel Dikerahkan
Potret massa aksi dengan tuntutannya di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Polda Metro Jaya menurunkan 6.675 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan untuk mengamankan aksi mahasiswa di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, hingga Gedung BGN RI.
  • Pengamanan difokuskan agar penyampaian pendapat berjalan aman dan tertib dengan pendekatan humanis serta persuasif dari petugas kepada peserta aksi.
  • Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional, sementara masyarakat dan peserta aksi diimbau menjaga ketertiban, tidak terprovokasi, serta mengikuti arahan petugas demi keamanan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Juni 2026

Polda Metro Jaya mengerahkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat mahasiswa di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, dan Gedung BGN Jakarta Pusat. Personel terdiri atas 6.165 anggota Polri, 500 TNI, dan 10 dari Dinas Perhubungan.

kini

Polda Metro Jaya mengimbau peserta aksi agar tertib, tidak terprovokasi, serta menjaga keamanan dan fasilitas umum selama kegiatan berlangsung. Masyarakat diminta menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Aksi unjuk rasa oleh sejumlah elemen mahasiswa digelar di beberapa titik Jakarta, sementara Polda Metro Jaya menurunkan 6.675 personel gabungan untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
  • Who?
    Elemen mahasiswa sebagai peserta aksi, serta 6.165 personel Polri, 500 TNI, dan 10 Dinas Perhubungan yang dikerahkan oleh Polda Metro Jaya di bawah koordinasi Kombes Pol Budi Hermanto.
  • Where?
    Kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta Pusat menjadi lokasi utama kegiatan dan pengamanan.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026, dengan penempatan personel sejak pagi hingga seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat selesai.
  • Why?
    Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian pendapat berjalan aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat serta menjaga ketertiban umum di wilayah ibu kota.
  • How?
    Polda Metro Jaya menerapkan pendekatan humanis dan persuasif dalam pengamanan serta melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai kondisi lapangan selama aksi berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Senin banyak kakak mahasiswa mau demo di Jakarta, di tempat DPR dan Monas. Polisi dan tentara banyak sekali, ada ribuan yang jaga supaya aman. Mereka atur jalan biar tidak macet. Polisi bilang semua harus tenang, jangan rusuh, dan jangan bawa barang bahaya. Sekarang mereka semua siap jaga kota tetap damai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pengamanan besar yang disiapkan Polda Metro Jaya menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan ketertiban umum. Pendekatan humanis serta persuasif yang ditekankan mencerminkan upaya menciptakan suasana damai, di mana aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman tanpa mengganggu aktivitas warga lain maupun kelancaran kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Polda Metro Jaya mengerahkan 6.675 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat yang akan digelar sejumlah elemen mahasiswa di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI hingga Gedung Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Ribuan personel tersebut terdiri atas 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya.

Budi mengatakan, seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan.

“Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ujar dia.

Selain pengamanan, petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan. Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

Polda Metro Jaya menghimbau peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Peserta aksi juga diminta menjaga fasilitas umum, menghormati hak pengguna jalan lainnya, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI agar menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas, dapat segera menghubungi layanan darurat Polri 110 atau melapor kepada petugas terdekat,” ujar Budi.

Editorial Team

Related Article