Megawati Telekonferensi Kader di Aceh, Desak Bantuan PDIP Dikirim Cepat

- Megawati memantau penyerahan bantuan sosial bagi korban banjir bandang dan longsor di Aceh melalui telekonferensi dari Jakarta.
- Bantuan kemanusiaan PDIP dikirim melalui jalur laut dengan kapal KM Laksamana Malahayati yang saat ini bersandar di Lhokseumawe.
- Tim PDIP diminta mencatat semua kebutuhan masyarakat, termasuk keperluan kesehatan, dan mempersiapkannya secepat mungkin.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memantau langsung penyerahan bantuan sosial bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) melalui telekonfensi dari Jakarta.
Momen ini digelar disela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara.
Bantuan kemanusiaan PDIP untuk korban banjir bandang dan longsor dikirim melalui jalur laut dengan menggunakan KM Laksamana Malahayati yang dipimpin Hermanto Sinaga. Kapal tersebut saat ini bersandar di Lhokseumawe sebelum melanjutkan perjalanan ke Sabang dan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat ke Bener Meriah.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP, Sri Rahayu melaporkan, hari ini terdapat 800 orang yang melalukan pemeriksaan kesehatan, baik dari orang tua maupun anak-anak.
"Kami hari ini, Ibu, ada 800 orang lebih yang melakukan pemeriksaan dan pengobatan, baik orang tua maupun anak-anak. Dan kami sesuai dengan perintah Ibu, yang berobat kita siapkan untuk bingkisan dan sekaligus juga kita membuka dapur umum," kata Sri Rahayu melalui sambungan teleconference dari Lhokseumawe, Minggu (11/1/2025).
Sementara itu, Megawati memastikan agar tim PDIP yang ikut terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut untuk mencatat semua kebutuhan masyarakat, termasuk keperluan kesehatan.
"Harus semuanya harus selalu dengan seperti yang saya katakan, mempergunakan waktu secepat-cepatnya supaya kami dari, di sini, bisa segera menyediakannya kembali," kata dia.
Presiden ke-5 RI tersebut juga menanyakan kondisi kesehatan para korban banjir. Menurut Rahayu, mayoritas korban saat ini mengalami gatal-gatal hingga diare.
"Sebagian besar sakitnya gatal, Ibu. Kemudian tekanan darah tinggi yang banyak. Sakit mata, kemudian diare. Alhamdulillah obatnya masih ada, Ibu. Nanti kami akan cek lagi setelah hari ini karena ini banyak yang berobat hari ini," kata Rahayu.


















