Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Siapkan Payung! BMKG Prediksi Hujan Petir Turun di Jakarta Hari Ini

Siapkan Payung! BMKG Prediksi Hujan Petir Turun di Jakarta Hari Ini
Ilustrasi cuaca ekstrem di Indonesia. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Intinya sih...
  • Selain hujan petir, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur sejumlah ibu kota provinsi. Sejumlah daerah yang diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang terjadi di Semarang, Yogyakarta, Tanjung Selor (Kalimantan), Manado, Mamuju, dan Ternate.
  • Kondisi cuaca berbeda diperkirakan terjadi di ujung barat Indonesia. Banda Aceh diprediksi cerah berawan, sedangkan Medan dan Tanjung Pinang berpotensi berawan hingga berawan tebal. Hujan ringan mend
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bagi kamu yang punya rencana untuk beraktivitas di luar ruangan pada Sabtu (7/2/2026), maka siapkan payung. Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan mulai mengguyur Jakarta sejak pukul 07.00 WIB.

Mengutip data dari akun media sosial BMKG pada hari ini, pada pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB diperkirakan turun hujan ringan di lima area di Jakarta. Sementara, di Jakarta Timur dan dan di Jakarta Selatan pukul 13.00 WIB diperkirakan turun hujan petir.

Sementara, prakirawan BMKG, Ranika D.A mengatakan ada sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Di Pulau Sumatra, peringatan dini cuaca ekstrem berlaku khusus bagi dua wilayah.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir di wilayah Palembang dan Bandar Lampung," ujar Ranika, dikutip dari keterangan BMKG.

Hujan petir juga mengancam kota-kota besar lainnya. Di Pulau Jawa, peringatan serupa ditujukan untuk wilayah Surabaya. Sementara itu, Samarinda (Kalimantan Timur) dan Kendari (Sulawesi Tenggara) juga masuk dalam daftar wilayah yang harus waspada terhadap kilat dan petir.

Ranika menyebut, potensi hujan disertai petir perlu diantisipasi oleh masyarakat di Kupang (Nusa Tenggara Timur), Ambon (Maluku), serta Nabire dan Merauke di Papua.

1. Hujan sedang mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia hari ini

Siapkan Payung! BMKG Prediksi Hujan Petir Turun di Jakarta Hari Ini
Ilustrasi hujan dan cuaca ekstrem di NTT. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Selain hujan petir, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur sejumlah ibu kota provinsi. Sejumlah daerah yang diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang terjadi di Semarang, Yogyakarta, Tanjung Selor (Kalimantan), Manado, Mamuju, dan Ternate.

2. Hujan ringan diprediksi mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia

Siapkan Payung! BMKG Prediksi Hujan Petir Turun di Jakarta Hari Ini
Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Aditya Pratama)

Kondisi cuaca berbeda diperkirakan terjadi di ujung barat Indonesia. Banda Aceh diprediksi cerah berawan, sedangkan Medan dan Tanjung Pinang berpotensi berawan hingga berawan tebal. Kondisi berawan tebal juga diprakirakan menaungi Pontianak.

Hujan ringan mendominasi prakiraan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia lainnya. Denpasar dan Mataram di wilayah Bali dan Nusa Tenggara berpotensi diguyur hujan ringan. Begitu pula dengan sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua yang tidak disebutkan dalam peringatan khusus.

3. BMKG prediksi musim hujan akan berlangsung hingga Maret 2026

Siapkan Payung! BMKG Prediksi Hujan Petir Turun di Jakarta Hari Ini
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani (dok. BMKG)

BMKG memprediksi musim hujan di Indonesia akan berlangsung hingga Maret 2026. Fenomena iklim global seperti La Nina maupun El Nino diperkirakan tidak akan terjadi hingga akhir 2026.

"Kalau yang dimaksud Pulau Jawa, Bali dan Sumatra, (musim hujan) berakhir kira-kira di sekitar Februari sampai Maret 2026. Bulan April, Mei Juni hingga September itu masuk musim kemarau," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Rabu (28/1).

Ia menambahkan, musim hujan kembali mengguyur Tanah Air pada Oktober 2026. Faisal menyebut, kondisi di bagian utara jalur ekuator memiliki situasi yang berbeda.

"Saya berikan contoh untuk area di Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Di sana memiliki kondisi dua kali musim hujan dan dua kali musim kemarau," tutur dia.

Saat ini situasinya sudah masuk ke awal musim kemarau di daerah Aceh, Sumatra Utara, Riau dan Sumatra Barat. Kondisi di sana tidak begitu kering.

"Tetapi, karhutla (kebakaran hutan dan lahan) masih berpotensi terjadi," ucapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More

Perkuat Kedaulatan, Kanada dan Prancis Buka Konsulat di Greenland

07 Feb 2026, 10:10 WIBNews